Health

Benarkah Kepribadian Seseorang Bisa Berubah ?

×

Benarkah Kepribadian Seseorang Bisa Berubah ?

Share this article

KORDANEWS – Ketika sudah lama tidak bertemu dengan kawan lama, kemudian Anda memperhatikan dirinya begitu berubah. Dari tutur katanya, bagaimana pandangannya, dan sikapnya. Lalu pertanyaan yang melintas, apakah benar kepribadian seseorang bisa berubah?

Benturan dan realita membentuk kepribadian seseorang
Bicara soal kepribadian, setiap manusia tumbuh dengan beragam karakter di dalam dirinya. Kepribadian bertumbuh saat masih kanak-kanak secara bertahap.

Seiring berjalannya waktu, pengalaman mulai dari kita menghadapi masalah, benturan hidup, dan bagaimana kita menghadapi masalah, membentuk seperti apa diri ini pada masa dewasa. Hal ini menjadi pertanyaan, apakah dari waktu ke waktu kepribadian seseorang bisa berubah atau tidak.

Sebelumnya, kita kenali dulu kepribadian mendasar pada diri seseorang. Kepribadian terbagi atas lima kategori.

-Ekstraversi atau extraversion: Mudah bergaul, tegas, dan berenergi
-Menyenangkan atau agreeableness: Penuh kasih sayang, menghargai dan menghormati, serta mempercayai
-Berhati nurani atau conscientiousness: Tertib, pekerja keras, dan bertanggung jawab
-Emosi negatif atau negative emotionally: Cenderung cemas, sedih, dan suasana hati berubah-ubah
-Berpikiran terbuka atau open-mindedness: Intelektual, rasa ingin tahu yang tinggi, artistik, dan imajinatif, suka dengan
keindahan, dan ide yang abstrak

Di dunia ini, setiap manusia tercipta dengan keunikan masing-masing melalui kepribadian yang melekat dalam dirinya. Ketika diperhatikan, setiap orang termasuk Anda punya pola pikir dan cara yang berbeda saat mengamati sebuah masalah.

Apakah kepribadian ini bisa dilihat begitu saja saat Anda kenal dengan seseorang? Kepribadian ini akan muncul dan bisa dilihat ketika seseorang dihadapkan dalam sebuah situasi bagaimana ia bereaksi terhadap suatu masalah.

Tindakan dan pola pikir melibatkan beragam faktor, seperti pikiran, perasaan, dan tujuan mereka bertindak dalam situasi tersebut.

Misalnya saja melihat bagaimana teman Anda hadir di dalam pertemuan. Ada yang tepat waktu, ada yang menunda hingga agak ngaret datang, dan ada juga yang tadinya mau datang ternyata menunda tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Terkadang kita berharap bahwa kepribadian teman bisa berubah, setidaknya ia bisa bergerak ke arah yang lebih baik.

Nah, mungkin suatu saat Anda melihat adanya perubahan pada teman Anda. Jika dulu ia suka terlambat, kini jadi lebih tepat waktu. Kemudian ia mulai melihat sebuah masalah dari beragam sudut pandang. Semua orang, termasuk diri kita, mungkin saja mengalami perubahan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *