KORDANEWS – Kunci hubungan harmonis dengan pasangan tidak hanya sekadar komunikasi yang lancar dengan pasangan, tapi juga didapatkan dari kebahagiaan di atas ranjang. Namun, apa yang terjadi jika seorang pria sering mengalami ejakulasi dini ketika berhubungan intim?
Ejakulasi dini adalah kondisi saat pria cepat merasakan puas dan mengeluarkan sperma lebih cepat ketika berhubungan intim. Kondisi ini bisa menimbulkan perasaan tidak puas pada pasangan atau pria itu sendiri. Secara umum, pria pasti pernah merasakan ejakulasi dini. Hal ini normal, ketika ejakulasi dini hanya terjadi sesekali ketika pria berhubungan intim. Jika kondisi ejakulasi dini ini terjadi terus-menerus bahkan setiap kali berhubungan intim, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Mitos dan Fakta Tentang Ejakulasi Dini
Dilansir dari Harvard Medical School, ada beberapa faktor yang yang menyebabkan pria mengalami ejakulasi dini, seperti depresi, stres, atau adanya gangguan kesehatan mental lainnya yang mengganggu emosional seseorang.
Adanya gangguan kesehatan pada tubuh juga meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ejakulasi dini, seperti adanya peradangan pada area prostat atau gangguan pada sumsum tulang belakang.
Nah, tidak ada salahnya bagi para pria mengetahui beberapa mitos dan fakta yang banyak dipercaya seputar ejakulasi dini. Tentunya, dengan mengetahui informasi yang tepat kamu bisa mengatasi masalah ejakulasi dini yang kamu alami.
Penggunaan Kondom Membuat Pria Tahan Lama di Ranjang
Sebaiknya gunakan salah satu jenis alat kontrasepsi ketika kamu dan pasangan melakukan hubungan intim. Beberapa penelitian menyebutkan penggunaan kondom saat hubungan intim meningkatkan kehidupan seks kamu dan pasangan dengan memperpanjang waktu ejakulasi.
Dilansir dari National Health Service UK, hindari penggunaan kondom yang terlalu tebal karena dapat menurunkan sensasi hubungan intim yang seharusnya kamu rasakan bersama pasangan. Sebaiknya pilihlah kondom dengan ukuran yang pas dan bahan yang tipis.
Selain itu, penggunaan kondom bermanfaat untuk mencegah penyakit menular seksual dan dinilai lebih sehat karena higienis. Dengan begitu, kegiatan hubungan intim kamu dan pasangan lebih bersih dan aman.













