Peristiwa

Fenomena Purnama Super Pink Moon Malam Ini

×

Fenomena Purnama Super Pink Moon Malam Ini

Share this article

Melansir Space, supermoon diprediksi akan menimbulkan pasang surut air laut yang ekstrim, artinya pasang tinggi akan berjalan lebih tinggi dari normal dan pasang rendah akan lebih rendah dari biasanya. Fenomena pasang surut akibat supermoon secara otomatis akan memperburuk potensi banjir di kawasan pesisir.

Gelombang pasang tertinggi diprediksi tidak akan bertepatan dengan supermoon, tetapi akan melambat hingga beberapa hari tergantung pada lokasi pantai. Misalnya, air pasang setinggi 1,7 meter di Wilmington, North Carolina, akan terjadi pada Kamis (9/4), pukul 11.21 p.m. EDT. Sedangkan pasang setinggi 1,9 meter di The Battery, Ner York City, akan terjadi pada Rabu (8/4), pukul 9.34 p.m. EDT.

Sebaliknya, bulan purnama akan bertepatan erat dengan apogee, titik terjauh dari bumi pada 31 Oktober 2020. Pada malam itu, bulan akan tampak lebih kecil 13,8 persen daripada yang akan muncul akhir pekan ini. Beberapa orang menyebutnya sebagai micromoon atau minimoon.

Sebelumnya, Observer’s Handbook of Royal Astronomical Society of Canada dalam edisi 2020 menyatakan bulan purnama tanggal 9 Maret adalah terbesar pada tahun 2020. Namun, pernyataan itu keliru karena saat bulan purmana saat itu berukuran lebih kecil dari bulan ini.

Melansir Science Alert, bulan pada saat super pink moon tidak akan benar-benar tampak berwarna pink. Namun, pada fenomena ini bulan akan tampak sebagai yang terbesar dan paling terang dari semua bulan penuh pada tahun 2020.

Supermoon dapat muncul 7 persen lebih besar dari rata-rata ukuran bulan purnama dan 15 persen lebih cerah.

Supermoon merah muda akan terlihat di langit Australia pada hari Rabu (8/4) malam. Di Inggris, puncak kecerahan akan berada pada Rabu (8/4) dini hari. Sedankan bagi pengamat bulan AS waktu terbaik untuk keluar dan melihat adalah Selasa (7/4) malam.

Editor:John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *