Oleh karena itu, alpukat bisa menjadi alternatif pengganti lemak. Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang tentunya bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Turunnya kadar kolesterol jahat otomatis menurunkan risiko penyakit jantung.
5. Ikan
Bukan hanya daging merah saja yang mengandung tinggi lemak, ikan, seperti salmon, mackerel, sarden, dan tuna juga mengandung lemak yang tinggi. Hal yang membedakan adalah, jenis-jenis ikan ini mengandung lemak baik disebut asam lemak omega-3.
Menurut penelitian, asam lemak omega 3 dapat menurunkan kadar trigliserida darah lebih rendah, gula darah puasa, dan tekanan darah sistolik. Asam lemak omega 3 juga bisa didapat melalui suplemen ikan yang punya fungsi yang sama.
6. Kacang
Pati resisten yang terkandung dalam kacang dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol dalam darah. Jenis kacang yang baik dikonsumsi oleh pengidap penyakit jantung, contohnya kacang tanah, almond, pistachio, macadamia, polong-polongan, dan lain-lain.
7. Bawang Putih
Fungsi bawang putih ternyata bukan cuma sebagai bumbu dapur saja. Bawang putih juga sudah dikenal khasiatnya di dunia kesehatan karena manfaatnya untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung.
Bawang putih mengandung senyawa allicin yang berfungsi membunuh bunuh bakteri dan meremajakan hampir semua fungsi tubuh. Bahkan, ada penelitian yang membuktikan bahwa bawang putih dapat menghambat penumpukan trombosit yang bisa mengacu pada pembekuan darah. Darah yang membeku berisiko menimbulkan stroke yang juga terkait dengan penyakit jantung.
Kalau kamu punya riwayat penyakit jantung, sebaiknya cek kadar kolesterol sesekali untuk memantau dan bagian dari langkah pencegahan penyakitnya
Editor:John.W













