KORDANEWS – Penerapan Status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih dilakukan pertimbangan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru untuk diterapkan di wilayahnya.
“Kita harus memikirkan dampak yang besar juga seperti dampak ekonomi dan sosial, kita tidak bisa seenaknya menyetop kendaraan, kita akan pertimbangkan dulu,”ujarnya, Selasa (7/4).
Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel akan menerapkan jika pandemi covid-19 di wilayahnya mengalami peningkatan yang cukup besar.
“Kami tidak bisa hentikan arus lalulintas, karena Sumsel berbatasan dengan lima provinsi secara langsung dimana empat darat dan satu laut, “ujarnya.
Akan tetapi, akan memperketat pintu masuk dan melakukan Standar Operasional (SOP) yang berlaku untuk mengatasi wabah pandemi agar tidak menyebar luas.
“Dipasang thermal scanner dan disinfektan di setiap pintu masuk. Bahkan bupati/walikota juga bererak kencang untuk menahan laju ini, karena dampaknya ke ekonomi semakin amburadul kalau tidak punya pola khusus menangani ini,”ungkapnya.
Selain itu Pemprov Sumsel sedang menjalankan program pusat tentang kartu prakerja, prakerja ini sudah 20.000 masyarakat yang mendaftar dari target awal 83.000.
Kendati telah menganggarkan dana ratusan milyar digelontorkan untuk penanganan covid- 19, Ia mengungkapkan hal tersebut merupakan stimulus untuk memancing pihak agar mau peduli terhadap penanganan covid 19 di Provinsi Sumsel.













