“Kalau permasalahan nyo aku kurang tau tapi kalau idak salah waktu itu korban nak memisahkan kawan nyo yang nak berkelahi. Lalu korban datang agar tidak terjadi dengan nada tinggi terus mengancam akan menebak kalau tidak bubar,” jelannya.
“Kami kiro dio polisi, tapi kawan aku ngomong korban tidak ada pistol nya jadi dio bukan anggota polisi. Terus kami ngomong lanjakelah korban pun lari. Aku samo kawan lainnya mengejar hingga ke dalam diskotik, disitulah korban kami tusuk dengan menggunakan pisau,”jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Yogie Randra Sugama, warga Jalan Sapta Marga Kecamatan Kalidoni Palembang, Minggu 17 Desember 2017 pukul 04.08 WIB tewas usai dikeroyok dan ditikam oleh kawanan pelaku di Diskotik Center Stage Novotel Palembang. Korban tewas setelah dilarikan ke rumah sakit. (Dik)
Editor : Jhonny













