PeristiwaPolitik

Iran Dalang Berbagai Serangan Cyber Kata Adel Al-Jubeir

×

Iran Dalang Berbagai Serangan Cyber Kata Adel Al-Jubeir

Share this article

Iran menyangkal peran apapun di serangan siber tersebut meskipun pihaknya juga dikaitkan dengan serangan yang lebih dekat dengan negaranya.

Peretas yang diyakini terkait dengan pemerintah Iran menyerang perusahaan minyak raksasa milik Arab Saudi, Aramco, di tahun 2012. Aksi tersebut sukses menghapus sistem 30.000 komputer dan melumpuhkan operasi.

Sebagai tambahan, pakar keamanan juga telah menelusuri sejumlah serangan berikutnya kembali ke Iran, termasuk peretasan pada perusahaan kedirgantaraan dan petrokimia Arab Saudi juga negara Barat.

Perusahaan keamanan siber FireEye mengatakan pihaknya mendeteksi sistem pengkodean yang mengandung referensi Farsi di dalam perangkat lunak perusak yang ditinggalkan peretas.

Semenjak virus Stuxnet yang merusak peralatan yang dioperasikan oleh komputer Natanz Uranium Enrichment Facility milik Iran di tahun 2011, kemampuan siber Iran disebut telah berkembang dengan sangat pesat.

Pada bulan September 2017 FireEye menyebut kelompok peretas yang diyakini berada di balik serangan ke perusahaan penerbangan dan minyak Arab Saudi, AS, dan Korea Selatan sebagai “APT33. Kelompok tersebut juga disebut mempersiapkan serangan yang bisa jadi melumpuhkan jaringan komputer secara keseluruhan.

“Jejak dari warga Iran ada di seluruh bagian upaya ini, khususnya pemerintah,” kata analisis Direktur Mata-mata Siber FireEye yang dikutip oleh Reuters.

Iran tidak memberi konfirmasi ataupun mengelak tuduhan bahwa pihaknya ada di balik serangan.

Keamanan siber menjadi fokus utama di Konferensi Keamanan Munich, yang telah mengumpulkan lebih dari 450 pejabat senior dan kepala negara untuk berdiskusi tentang ancaman saat ini dan yang akan datang demi kestabilan internasional

Editor: John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *