Lalu, benarkah gangguan panik memicu seseorang melakukan penyalahgunaan napza atau obat terlarang dan narkotika? Ternyata, hal tersebut bisa saja terjadi jika gangguan panik yang dialami tidak segera mendapatkan penanganan. Ketika terjadi gangguan panik terus-menerus dapat berujung pada depresi, pengidap biasanya menjadi seseorang yang bersifat antisosial dan cenderung menjadi biang onar, baik di sekolah maupun di tempat kerja.
Komplikasi lainnya bisa terkait penyalahgunaan obat-obatan. Biasanya, penggunaannya terbatas pada jenis obat yang menimbulkan sensasi menenangkan. Ada beberapa jenis obat yang hanya boleh dikonsumsi jangka panjang, karena bersifat ketergantungan. Penyalahgunaan ini terjadi ketika obat dikonsumsi berlebihan atau didapatkan dari orang yang tidak tepat.
Jadi, sebaiknya, kamu mendapatkan penanganan langsung dari pakarnya. Jangan takut untuk bercerita, karena ini bisa membantu mengurangi apa pun yang mengganjal di pikiranmu. Jika kamu masih ragu dengan respon keluarga atau pasangan dan teman terdekat, percayakan pada ahlinya. Namun, tetap saja, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat masih menjadi nomor satu untuk kamu melalui masalah ini.
Editor:John.W













