KORDANEWS — Menjelang bulan suci Ramadhan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, meminta masyarakat dapat melakukan ibadah dirumah masing-masing, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 atau virus corona.
“Saya meminta masyarakat di Sumsel tetap berada di rumah saat beribadah di bulan suci seperti salat tarawih, “ujarnya, Senin (20/4).
Dirinya menyadari betul, masyarakat muslim di Sumsel terbiasa dengan salat tarawih di bulan ramadan di masjid-masjid. Namun kali ini, besar harapan Herman Deru agar tidak dilakukan mengingat pandemi covid-19 terus meluas.
Diakui Herman Deru, pada dasarnya pemerintah tidak pernah melarang warganya untuk melakukan ibadah, baik itu umat Islam, Kristen, Khatolik atau lainnya.
Namun demikian, demi memutus mata rantai Covid-19 masyarakat diminta tetap disiplin menjaga jarak atau physical distancing.
“Jadi beribadahnya tidak tidak dilarang tapi di rumah masing-masing untuk saat ini,” jelasnya.
Terkait hal-hal yang berhubungan dengan ibadah seperti ini, Herman Deru mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya pada institusi yang berwenang. Dan mereka itulah yang nanti menyampaikan ke para jemaahnya tentang panduan cegah Covid-19 dalam rangka pelaksanaan peribadatan.
“Kita pemerintah hanya mengkanalisasi anjuran dari organisasi yang berwenang,” jelasnya.













