Daily NK, outlet media online yang sebagian besar dijalankan oleh para pembelot Korea Utara, telah melaporkan Kim sedang menjalani perawatan setelah prosedur kardiovaskular di Hyangsan Medical Center
Menteri Penyatuan Korea, Kim Yeon-chul menampik informasi yang menyatakan bahwa Kim Jong-un jatuh sakit lalu meninggal. Ia justru menganggap bahwa kabar simpang siur tersebut sebagai berita palsu. Pihak Korea Selatan mengatakan terus memantau kondisi Korea Utara dan tidak menemukan hal aneh terkait laporan tersebut.
“Kami punya kapasitas intelijen yang membuat kami bisa mengatakan dengan penuh percaya diri bahwa tidak ada tanda-tanda yang luar biasa di Korea Utara,” kata Kim Yeon-chul seperti dikutip dari Yonhap News Agency, Rabu (29/4).(DBS)
Kabar menghilangnya Kim dari publik sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Pada 2014 lalu, ia juga sempat menghilang dari pemberitaan media dan publik selama hampir enam minggu hingga kemudian muncul dengan menggunakan tongkat.
Beberapa hari kemudian, agen mata-mata Korea Selatan mengatakan jika Kim baru sembuh usai menjalani operasi pengangkatan kista di pergelangan kakinya.(DBS)
Editor :John.W













