“Pada April 2020, di Sumatera Selatan terjadi deflasi perdesaan sebesar 0,16 persen yang disebabkan oleh turunnya rata-rata harga indeks di kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,33 persen dan perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,19 persen,” kata Endang.
Sedangkan beberapa kelompok lainnya ada yang mengalami kenaikan tetapi relatif kecil, dan ada kelompok lainnya yang tidak mengalami perubahan.
Selanjutnya jelas Endang, pada April 2020 terjadi penurunan NTUP sebesar 3,21 persen. Hal ini terjadi karena rata-rata It
mengalami penurunan sebesar 3,22 persen, sedangkan rata-rata harga indeks BPPBM tidak mengalami perubahan. Turunnya NTUP disebabkan oleh turunnya NTUP di semua subsektor yaitu masing-masing tanaman pangan 1,89 persen, hortikultura 0,96 persen, perkebunan 3,84 persen,
peternakan 2,29 persen, perikanan secara umum 1,96 persen, perikanan tangkap 1,84 persen dan perikanan budaya 2,14 persen.(Ril)
Editor : Jhonny













