Sumsel

Pansus DPRD Setujui LKPJ Gubernur Sumsel TA 2019

×

Pansus DPRD Setujui LKPJ Gubernur Sumsel TA 2019

Share this article

KORDANEWS – Lima panitia khusus (pansus) DPRD Sumsel menyetujui  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)  Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2019 pada rapat paripurna XIII DPRD Provinsi Sumsel melalui video confrence yang dipimpin oleh  Wakil Ketua DPRD Sumsel H.Muchendi Mahzareki SE  dan dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya di Command Center Pemprov Sumsel, Jumat (8/5) siang.

Pada rapat tersebut masing-masing Pansus menyampaikan hasil pembahasan dan penelitiannya terhadap LKPJ Gubernur Sumsel yang telah disampaikan pada Senin (20/4) lalu. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Juru bicara Pansus I DPRD Provinsi Sumsel, menyampaikan setelah melakukan pembahasan dan penelitian secara seksama LKPJ Gubernur Sumsel, Pansus I Ahmad Firdaus Ishak SE.MSi makan Pansus I dapat menerima dan memahami LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2019.

Sejumlah rekomendasi juga disampaikan di antaranya Pansus I mengharapkan agar OPD perlu melakukan peningkatan kinerja dengan berkoordinasi antar instansi yang lebih baik. Serta melakukan inovasi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sehari-hari .

Kemudian Pansus I mengharapkan untuk seera disikapi terhadap peningkatan kualitas SDM dan disiplin aparatur serta pemnerdayaan dan penempatan aparatur yang profesional dan berdaya guna untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sehingga berjalan dengan efektif dan profesional.

Sementara itu Juru Bicara Pansus II, Abusari SH. MSi menyampaikan secara umum bahwa kinerja OPD khususnya mitra kerja Pansus II dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya telah terlaksana cukup baik. Hanya saja di dalam mendukung visi dan misi Gubernur Sumsel untuk menghasilkan capaian kinerja yang maksimal diperlukan anggaran yang sehat khususnya di bidang perekonomian.

“Ada beberapa rekomendasi dari Pansus II untuk Dinas Koperasi setelah melakukan revitalisasi koperasi untuk akurasi data (reformasi koperasi) Pansus II mengapresiasi terhadap pembubaran koperasi-koperasi di kabupaten/kota yang tidak aktif akibat kegiatan tersebut menyebabkan koperasi aktif di Sumsel tidak mencapai target. Terkait hal ini perlu dukungan dan penguatan program/ kegiatan  untuk menumbuhkan koperasi baru,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *