KORDANEWS – SBeberapa kebudayaan meyakini bahwa berlari tanpa alas kaki adalah salah satu gaya hidup yang sehat. Beberapa orang mengklaim bahwa berlari tanpa alas kaki dapat meningkatkan biomekanik kaki dan mengurangi resiko terjadinya cedera.
Sebuah penelitian juga telah menemukan bahwa efisiensi berlari meningkat sebesar 4% saat berlari tanpa alas kaki, walaupun masih ada kekurangan penelitian yang dirancang dengan baik membandingkan kejadian cedera pada pelari yang mengenakan sepatu dengan mereka yang berlari tanpa alas kaki.
Pro dan kontra mengenai berlari tanpa alas kaki
Beberapa ahli setuju dengan pelari tanpa alas kaki, karena mereka meyakini bahwa memakai sepatu dapat melemahkan otot-otot kecil di kaki sehingga mencegah tendon, ligamen, dan mengurangi fungsi alami kelengkungan alami pada kaki.
Beberapa ahli percaya bahwa penggunaan penggunaan sepatu dapat memperburuk biomekanik kaki dan meningkatkan risiko cedera tungkai, kaki, dan lutut.
Sedangkan beberapa ahli lain berpendapat bahwa dengan memilih sepatu yang tepat, pada kenyataannya dapat memperbaiki masalah biomekanik dan membantu mengurangi resiko terjadinya cedera.
Beberapa orang juga berpendapat bahwa mengatasi nyeri kaki dapat dilakukan dengan berjalan bertelanjang kaki. Berjalan bertelanjang kaki direkomendasikan untuk mengatasi nyeri kaki sebagai solusi sederhana.
Namun belum ada data penelitian yang dapat membuktikan keduanya, sulit untuk mengatakan apakah sepatu bermanfaat atau berbahaya bagi kesehatan kaki Anda.
Kembali lagi pada individu masing-masing, lakukanlah apa yang nyaman menurut Anda.













