“Korelasinya seperti itu. Penyakit ini banyak terkena atau dialami oleh orang yang memiliki mobilitas tinggi karena kepentingan bisnis, pekerjaan dan lainnya,” terangnya.
Sementara untuk masyarakat kurang mampu, perjalanannya terbatas. Khususnya menjangkau ke kawasan Zona Merah. Makanya proporsi penularannya lebih sedikit.
“Karena mobilitasnya rendah, potensi penularannya juga sedikit,” ucapnya. (Ab)
Editor : Jhonny













