Kholid mengaku dirinya begitu kagum bahwa di Desa Burnai Jaya masyarakat Hindu yang hidup berdampingan dengan masyarakat Islam dan bersama-sama merayakan Nyepi. Dirinya menilai inilah salah satu kekayaan OKU Timur yang harus diketahui banyak orang. Bahwa, ada kerukunan antar agama di Wilayah Kecamatan Semendawai Timur. “Inilah kekayaan Kabupaten OKU Timur, dimana antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya meski bukan satu keyakinan bisa hidup berdampingan dan saling menghormati”, katanya.
Buapati menambahkan, tahun depan acara tersebut akan dijadikan sebagai agenda rutin pemerintah daerah. Sehingga bisa menjadi destinasi wisata religi di OKU Timur. “Saya ingin masyarakat OKU Timur dan di luar OKU Timur dapat merayakan hari raya Nyepi dengan nyaman dan tentram, karena adanya kerukunan antar umat beragama,”ucapnya.(Adv)













