2. Mencegah resisten insulin
Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health mengungkapkan bahwa makanan berbahan dasar susu, keju salah satunya, mengandung substansi alami yang diprediksikan mampu membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2, suatu asam lemak yang dikenal dengan trans-palmitoleic acid.
Dari studi observasional yang mereka lakukan ini, didapatkan informasi bahwa mengonsumsi asam lemak tersebut mampu mencegah terjadinya resisten insulin, suatu kondisi di mana hormon insulin yang disekresikan oleh pankreas tidak bekerja sebagaimana mestinya untuk mencerna karbohidrat. Namun masih perlu penelitian lebih lanjut untuk meyakinkan hasil temuan ini.
3. Meningkatkan kandungan kolesterol baik dalam tubuh
Mungkin sudah jadi wawasan umum bahwa keju merupakan produk olahan susu yang kaya akan lemak. Namun lemak tersebut tidak lantas meningkatkan kandungan kolesterol jahat pada tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh Farinaz Raziani kepada 139 orang dewasa berhasil mengungkapkan bahwa mengkonsumsi keju dengan kandungan tinggi tinggi selama 12 minggu, tidak lantas menambah kandungan kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Bahkan kandungan lemak baik Anda tetap mengalami kenaikan.
Namun tetap, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Anda akan lebih menikmati manfaat makan keju pada kesehatan, tentu bila Anda menikmatinya dengan jumlah sewajarnya.(DBS)
Editor:John.W













