Sumsel

Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumsel Akibat Tracing Petugas Aktif dan Agresif 

×

Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumsel Akibat Tracing Petugas Aktif dan Agresif 

Share this article

Sementara itu Jubir Percepatan Penanganan Covid 19 Sumsel yang juga ahli mikro biologi Prof Yuwono menerangkan bahwa peningkatan jumlah kasus positif yang signifikan itu perlu dilihat kembali sejak kapan terjadi. Karena sebelumnya tidak ada peningkatan kasus positif yang begitu mencolok di Sumsel.

Saat ini tingkat case fatalitas rate (CFR) Covid 19 itu adalah sebesar 2-4 %. Sedangkan di Sumsel CFRnya baru sekitar 2,4 % dari 458 kasus positif dengan kasus meninggal sebanyak 11 kasus.

” Kalau Saya lihat, pola pandemi ini di Sumsel  masih konsisten karena dengan kematian 11 itu mestinya maksimal jumlah kasus positifnya ada 550. Sementara sekarang yang terdata ada 458 kasus positif,” jelas Yuwono.

Sementara itu Kepala BBLK, dr Andi Yussianto, Mepid, mengatakan sejauh ini mereka  perhari dapat melakukan 500 pemeriksaan spesimen. Namun diakuinya mereka cukup terkendala ruangan yang sangat terbatas. Sehingga cukup menyulitkan untuk pihaknya saat akan menambah SDM. Padahal menurutnya semakin banyak spesimen yang diperiksa akan semakin baik.

“Kita juga bersyukur sekarang RSMH bisa periksa juga,” jelasnya.

Untuk diketahui sampai Jumat (15/5), jumlah total ODP sebanyak 5134, ODP dalam pemantauan 1239 orang dan ODP selesai pemantauan 3895 orang. Kemudian total PDP sebanyak 341 orang, PDP dalam proses pengawasan 171 orang dan PDP selesai pengawasan 170 orang.

Adapun sampel yang diperiksa sebanyak 2224 sampel. Dengan rincian  kasus terkonfirmasi positif sebanyak 458 orang dan negatif sebanyak 269 orang. Sedangkan  1.497 lainnya masih dalam pemeriksaan. (Ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *