Health

Aturan Makan-Makan Lebaran Agar Kolesterol Tetap Stabil

×

Aturan Makan-Makan Lebaran Agar Kolesterol Tetap Stabil

Share this article

KORDANEWS – Lebaran adalah hari kemenangan setelah Anda berpuasa satu bulan lamanya. Kemenangan ini sering diwujudkan dan dibalas dengan makan makanan enak. Beberapa makanan khas yang ada saat Lebaran adalah rendang, semur daging, gulai, dan opor ayam. Siapa yang bisa menolak sajian lezat dari makanan khas Lebaran tersebut?

Namun, jangan sampai kalap makan makanan enak tersebut secara berlebihan, ya. Pasalnya, makanan di hari Lebaran kebanyakan mengandung minyak dan santan yang bisa bikin kadar kolesterol dalam darah melonjak. Supaya sehat dan kadar kolesterol tetap normal, ikuti aturan makan sehat saat Lebaran berikut ini.

Tips dan aturan makan saat Lebaran
Untuk Anda yang punya masalah kesehatan dengan kadar kolesterol, bukan berarti Anda tidak boleh makan enak saat Lebaran. Asal Anda tahu bagaimana cara menjaga pola makan, penyakit yang Anda alami tidak akan jadi semakin buruk kondisinya. Berikut aturan makan yang wajib diikuti:

1. Pilih satu saja jenis makanan tinggi kolesterol di hari raya

Aturan pertama makan sehat saat Lebaran adalah cukup dengan memilih salah satu menu hidangan saat Lebaran. Contoh, di Lebaran pertama Anda bisa memilih hanya makan opor ayam saja.

Tidak disarankan makan opor ayam, semur daging, dan rendang di satu hari bersamaan. Ini karena ketiganya mengandung banyak lemak yang akan memengaruhi naiknya kadar kolesterol dalam darah Anda.

Lalu di hari raya kedua, baru Anda boleh mencoba jenis makanan Lebaran lain, misalnya rendang daging. Tetap hanya salah satu menu makanan saja dalam sehari, tidak semua dicicipi.

2. Ganjal perut dengan minuman mengandung susu yang diperkaya beta-glucan dan inulin
susu untuk diabetes
Anda juga bisa menyiasati naiknya kolesterol saat Lebaran dengan minuman mengandung susu sebelum makan besar.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Nutrition Journal tahun 2011 menunjukkan bahwa konsumsi 20 gram protein kasein yang terdapat pada susu dapat membuat Anda kenyang lebih lama ketika diminum 30 menit sebelum makan besar. Alhasil, porsi makan yang dikonsumsi pun menjadi lebih sedikit karena efek kenyang masih terasa.

Yang tak kalah penting, pilih minuman mengandung susu yang diperkaya serat beta-glucan dan inulin. Penelitian dalam International Journal of Molecular Medicine tahun 2018 menguak bahwa serat beta-glucan dapat berinteraksi dengan lipid (lemak) sehingga reaksinya bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *