KORDANEWS – Sutradara kenamaan Amerika Serikat, Spike Lee, merilis film pendek mengenai kebrutalan polisi terhadap warga kulit hitam di tengah kisruh kematian George Floyd.
Lee mengunggah film yang diberi tajuk 3 Brothers-Radio Raheem, Eric Garner, and George Floyd itu melalui akun Twitter pribadinya.
Berdurasi 1,5 menit, film itu dibuka dengan tulisan berwarna merah berbunyi, “Apakah sejarah akan berhenti terulang?”
Film kemudian berlanjut dengan penggabungan potongan video kasus kematian Eric Garner pada 2014, detik-detik sebelum Floyd mengembuskan napas terakhir pekan lalu, dan cuplikan folm karya Lee sendiri, Do The Right Thing (1989).
Dalam cuplikan film tersebut, salah satu karakter berkulit hitam, Radio Raheem, meninggal saat ditahan oleh petugas kepolisian kulit putih.
“Mengapa orang tak juga mengerti alasan orang beraksi seperti sekarang ini? Ini bukan hal baru. Kita melihat kerusuhan pada 1960-an, pembunuhan Dr. King. Setiap ada yang salah dan kami tidak mendapatkan keadilan, rakyat bereaksi karena mereka merasa harus didengar,” ujar Lee saat berbincang dengan CNN mengenai film pendek itu.













