Namun, seperti yang telah diketahui, persediaan masker sekali pakai seperti masker medis sudah semakin menipis dan sulit untuk ditemukan di tengah pandemi. Masker berbahan kain pun akhirnya menjadi pilihan.
Agar masker tetap bersih dan tidak menimbulkan masalah, cucilah masker secara rutin. Saat mencuci, sebaiknya Anda tidak menggunakan deterjen yang mengandung parfum atau wewangian karena dapat menyebabkan iritasi.
3. Memilih masker kain yang sesuai
Tak hanya soal kebersihan masker yang harus dijaga, jika Anda ingin menggunakan masker kain, Anda juga harus memilih bahan yang tepat.
Untuk mencegah kulit dari masalah jerawat, sebaiknya hindari masker dengan bahan polyester karena bahan ini dapat menjebak keringat. Pilihlah bahan yang dapat menyerap keringat seperti kapas. Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, masker yang dipilih haruslah berbahan lembut.
Bila membuat masker sendiri, Anda juga bisa menjahit bahan lembut sebagai lapisan bagian dalam masker yang akan menempel dengan kulit Anda.
Jika iritasi karena masker terjadi, bagaimana penanganannya?
Terkadang, iritasi yang muncul juga bisa disebabkan oleh sebuah kondisi bernama dermatitis kontak, di mana Anda memiliki alergi pada bahan tertentu yang terkandung pada masker. Jika reaksinya ringan, Anda mungkin masih bisa mengatasinya sendiri di rumah.
Bila reaksi yang muncul berupa rasa gatal, Anda bisa membersihkan wajah dengan pembersih yang berbahan lembut, setelah itu oleskan dengan krim yang mengandung steroid topikal seperti 1% hydrocortisone.
Ketika masker yang Anda kenakan menimbulkan luka di daerah hidung atau belakang telinga, tempelkan plester hidrogel kental yang akan membantu menyembuhkan bekas luka. Bisa juga menggunakan krim berbahan silicon atau zinc oksida untuk mengurangi efek gesekan dan mencegah kulit kering.
Selain menggunakan produk luar, cara yang juga dapat Anda lakukan adalah minum obat alergi seperti antihistamin. Biasanya obat bisa diminum sebanyak dua kali dalam sehari hingga gejala berkurang atau hilang.
Namun, bila iritasi yang terjadi karena pemakaian masker sudah menimbulkan efek seperti pembengkakan pada wajah atau ruam yang lebih parah, lebih baik segera pergi ke dokter atau ahli dermatologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(Hallo Sehat)
Editor: John.W













