Ini akan menumpuk pertumbuhan bakteri di mulut dan berisiko menyebabkan kerusakan gigi susu yang baru tumbuh. Kerusakan gigi susu bayi dapat berupa perubahan warna gigi, gigi berlubang, dll.
5. Mengetahui Jenis Makanan Penyebab Kerusakan Gigi Bayi
Setelah usia 6 bulan, bayi akan diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI atau MPASI seperti pure buah, sayur, dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai dengan tumbuh kembangnya.
Pemberian menu MPASI tersebut harus dibarengi dengan perawatan gigi dan mulut karena beberapa jenis makanan manis MPASI dapat berkontribusi pada gigi berlubang. Berikan bayi minum air putih setelah makan menu MPASI tersebut agar sisa makanan tidak bertahan lama di gigi dan mulut bayi.
6. Memantau Pertumbuhan Gigi Bayi
Anda tidak hanya dianjurkan untuk memantau pertumbuhan gigi susu pada bayi, namun juga harus mewaspadai tanda-tanda kerusakan gigi bayi seperti perubahan warna gigi menjadi kecokelatan atau kehitaman dan gejala lubang gigi.
Apabila melihat ada tanda kerusakan gigi bayi, segera konsultasi pada dokter gigi. Walaupun gigi susu akan copot dan berganti dengan gigi tetap, pertumbuhan gigi susu tetap penting karena ini berfungsi untuk bayi dalam belajar mengunyah dan berbicara.
Selain itu, bantu anak untuk menerapkan kebiasaan sehat untuk menyikat gigi sampai anak bisa menyikat giginya sendiri dengan benar.
7. Memeriksakan Kesehatan Gigi Bayi ke Dokter Gigi
Berdasarkan rekomendasi dari American Academy of Pediatrics dan American Academy of Pediatric Dentistry, orang tua dianjurkan untuk membawa anaknya ke dokter gigi dalam waktu 6 bulan setelah gigi pertamanya muncul atau sekitar usia 1 tahun.
Dokter gigi akan memeriksa dan memberi perawatan gigi bayi, konsultasi bayi tumbuh gigi, cara merawat gigi bayi yang baru tumbuh, dan informasi kesehatan gigi dan mulut secara umum.
Tips Perawatan Gigi Bayi
Berikut ini adalah tips perawatan gigi bayi, yaitu:
– Ajari anak untuk menyikat gigi sendiri sedini mungkin setelah mereka bisa menggenggam sikat giginya sendiri.
– Cobalah untuk berhenti menggunakan dot setelah anak berusia 2 tahun karena kebiasaan ini dapat mengganggu penyelarasan struktur gigi.
– Coba juga untuk menghentikan kebiasaan menghisap jempol pada anak karena ini juga menyebabkan masalah dengan penyelarasan gigi
Itulah pembahasan tentang perawatan gigi bayi. Gigi susu membantu bayi untuk belajar mengunyah, berceloteh, berbicara, dan membentuk rahang hingga gigi susu tersebut berganti menjadi gigi permanen pada usia sekitar 6 tahun. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui cara merawat gigi bayi.
Editor : John.W













