8. Mengobati Sakit Flu (Pilek)
Bawang putih mengandung kandungan yang berkhasiat sebagai antibakteri dan antivirus, seperti Allicin yang terdapat di dalamnya. Jika tengah terkena flu, Anda dapat mengonsumsi bawang putih secara rutin untuk membantu menyembuhkan dan menghilangkan virus influenza dalam tubuh.
9. Melancarkan Pembuluh Darah
Senyawa dalam bawang putih memiliki kemampuan untuk membersihkan pembuluh vena dan arteri sehingga mampu mengencerkan serta memperlancar aliran darah. Selain itu, bawang putih bisa meningkatkan senyawa oksida nitrat dalam darah yang bisa memperlebar pembuluh darah serta mengencerkan darah yang membeku.
10. Obat Sakit Gigi
Guna mengurangi nyeri, Anda bisa meletakkan cincangan bawang putih pada bagian gigi yang sakit. Hal tersebut terjadi dikarenakan bawang putih mengandung bahan-bahan yang bersifat anestesi dan antibakteri sehingga mampu membantu mengobati infeksi pada mulut akibat bakteri serta mengatasi penyebab kerusakan gigi.
11. Mencegah Alzheimer dan Demensia (Pikun)
Penyakit alzheimer dan demensia merupakan penyakit yang menyerang saraf otak. Kerusakan saraf otak ini umumnya dikarenakan oleh stres oksidatif yang berasal dari efek radikal bebas yang juga dapat mengakibatkan munculnya tanda penuaan dini. Bawang putih yang kaya akan antioksidan memegang peranan penting dalam mencegah penyakit alzheimer dan demensia atau kepikunan terutama untuk para lansia.
Cara Mengolah Bawang Putih untuk Manfaat Kesehatan
Meski tidak bisa dipungkiri banyak sekali manfaat bawang putih untuk kesehatan, tapi beberapa orang merasa enggan mengonsumsi bawang putih secara mentah. Hal tersebut dikarenakan bau yang tajam serta rasa getir menyengat dari bawang putih mentah sehingga berisiko menimbulkan bau mulut. Tetapi jika bawang putih diolah dalam masakan tentu takarannya hanya sedikit sehingga berdampak pula pada khasiatnya yang kurang optimal.
Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa mengonsumsi bawang putih secara mentah, Anda bisa mengolahnya menjadi acar. Acar bawang putih (dalam bahasa Korea: maneul jangajji) merupakan salah satu masakan khas dari Pulau Jeju, Korea Selatan. Untuk membuat acar bawang putih, Anda hanya perlu merendam bawang putih yang telah dikupas ke dalam larutan garam dan cuka selama beberapa hari. Setelah itu, rendam bawang putih ke dalam larutan garam kedelai.
Tak hanya itu, cara mengonsumsi bawang putih sehingga tidak menyebabkan bau mulut adalah dengan:
Menyikat gigi, membersihkan lidah, dan menggunakan obat kumur sehabis makan bawang putih. Hal ini dapat membantu mengangkat sisa makanan dan bakteri penyebab bau mulut
Mengonsumsi makanan pencuci mulut yang segar, seperti apel, mint, dan bayam untuk menghilangkan bau mulut setelah makan bawang putih
Minum teh hijau (greentea), susu, atau air lemon untuk menetralkan efek bau mulut dari bawang putih
Mengunyah permen karet juga dapat membantu meredakan bau mulut akibat bawang putih karena permen karet dapat meningkatkan produksi air liur dan mengangkat sisa makanan dan bakteri pada mulut
Selain itu perhatikan juga jika terjadi reaksi alergi setelah mengonsumsi bawang putih karena hal itu bisa saja terjadi pada beberapa orang. Diskusikan juga dengan dokter ketika sedang mengonsumsi obat tertentu bersamaan dengan makan bawang putih sebagai bentuk pengobatan, terutama obat pengencer darah, pil kb, obat HIV/AIDS, dan obat antiinflamasi nonsteroid.
Kandungan Gizi dalam Bawang Putih
Manfaat bawang putih untuk kesehatan yang paling banyak diketahui masyarakat adalah untuk mencegah penyakit kanker. Bawang putih dikenal mengandung banyak nutrisi penting bagi kesehatan, termasuk allicin, flavonoid, asam amino, dan sulfur yang tinggi. Selain itu, bawang putih juga banyak mengandung vitamin C yang kaya akan antioksidan. Selain membahas mengenai manfaat bawang putih, alangkah baiknya mengetahui apa saja kandungan gizi dalam bawang putih.
Editor : John.W













