3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Omega-3 juga banyak terkandung dalam biji rami, biji chia, kacang kenari, kedelai, kacang hazelnut, hingga kacang almond. Agar lebih lezat, ibu bisa kok menambahkan kacang atau biji-bijian tersebut ke dalam oatmeal untuk sarapan di pagi hari.
4. Sumber Lainnya
Omega 3 tak hanya banyak terkandung dalam tiga kelompok makanan di atas. Masih banyak sumber omega-3 lainnya yang bisa ibu konsumsi. Mulai dari telur, susu, yoghurt, hingga minyak-minyak tertentu, seperti minyak kanola, minyak walnut, hingga minyak kedelai.
Ingat, Bukan Cuma Omega-3
Omega-3 memang amat penting bagi ibu dan janin, tetapi bukan berarti ibu tak memerlukan asupan nutrisi lainnya. Ingat, ibu hamil perlu mengasup berbagai makanan dengan gizi seimbang. Tujuannya jelas, demi kesehatan tubuh ibu dan janin.
Nah, selain omega-3, asam folat merupakan salah satu nutrisi yang tak boleh dilupakan. Asam folat termasuk nutrisi penting dalam pembentukan sel otak. Suplemen prenatal (masa sebelum kelahiran) dengan asam folat, penting bagi kecerdasan Si Kecil meski dalam kandungan.
Temuan ahli dalam Journal of American Medical Association mengatakan, Ibu yang mengonsumsi asam folat empat minggu sebelum kehamilan dan delapan minggu setelah kehamilan, bisa meminimalkan risiko autis pada bayi sebanyak 40 persen. Nah, kamu bisa menemukan makanan yang kaya akan asam folat pada sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan kubis.
Singkat kata, makanan ibu hamil harus bergizi seimbang, yaitu kaya protein, vitamin, zat besi, asam folat, hingga kalsium.
Editor : John.W











