Health

Ini Tanda Wanita Sedang dalam Masa Subur

×

Ini Tanda Wanita Sedang dalam Masa Subur

Share this article

Misalnya, sesaat sebelum ovulasi, struktur tulang seorang wanita akan sedikit berubah dan cara jalan seorang wanita akan terlihat lebih menggoda. Bahkan, jika saat itu ia menari, pinggul seorang wanita akan terlihat lebih sensual. Maka dari itu, saat itu adalah waktu yang tepat untuk berhubungan intim dengan pasangan.

4. Perubahan suhu basal tubuh
Ciri berikutnya yang bisa Anda perhatikan untuk mengetahui apakah Anda sudah memasuki masa subur adalah perubahan pada suhu basal tubuh. Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh pada saat Anda sedang beristirahat atau tidur.

Suhu tubuh Anda bisa berubah-ubah. Umumnya, suhu tubuh ditentukan berdasarkan kegiatan yang Anda lakukan, makanan yang Anda konsumsi, hormon di dalam tubuh, kebiasaan tidur Anda, dan masih banyak lagi. Pada saat berovulasi, kadar hormon progesteron di dalam tubuh meningkat.

Kadar hormon progesteron yang tinggi menyebabkan temperatur tubuh Anda mengalami peningkatan. Saat itu, suhu tubuh Anda membuat rahim siap untuk melepaskan telur yang sudah matang dan siap dibuahi. Maka, setelah masa subur berlalu, suhu tubuh Anda akan lebih rendah.

Namun, untuk mengetahui kapan suhu basal tubuh Anda mengalami perubahan, tentu Anda harus mengetahui suhu basal tubuh Anda setiap harinya. Oleh sebab itu, cek suhu tubuh Anda setiap pagi saat bangun tidur sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Namun, pastikan saat itu Anda sudah cukup tidur.

Pasalnya, metode ini mungkin tidak akan terlalu efektif jika Anda terbiasa bekerja pada malam hari, atau memiliki jam tidur yang tak menentu. Lagipula, sebenarnya cara ini tidak akan memberitahu Anda secara jelas kapan tepatnya Anda akan berovulasi. Akan tetapi, setidaknya memerhatikan ciri ini akan memberitahu Anda kapan kira-kira Anda akan mengalami masa subur.

Untuk memudahkan Anda mengetahui kapan kira-kira Anda akan berovulasi, catat suhu basal tubuh Anda setiap hari. Jika Anda berhasil melakukannya, dokter dapat menggunakan catatan Anda untuk mencari tahu apakah Anda memiliki masalah ovulasi atau mengalami siklus ovulasi yang tidak normal.

5. Perubahan posisi leher rahim
Serviks atau leher rahim akan mengalami perubahan saat Anda melalui siklus menstruasi. Perubahan ini menjadi salah satu ciri dari masa subur yang Anda alami. Mengapa? Tepat sebelum terjadinya ovulasi, serviks Anda akan berubah posisi menjadi lebih tinggi. Hal ini membuat Anda merasa kesulitan untuk menggapainya.

Bahkan, saat disentuh, serviks menjadi lebih lembut dan akan sedikit lebih terbuka. Sebaliknya, saat Anda sedang tidak sedang dalam masa subur, serviks atau leher rahim terletak lebih rendah, dan lebih keras apabila disentuh. Di samping itu, serviks akan lebih tertutup.

Bagi Anda yang belum terbiasa memeriksa serviks, Anda bisa memeriksakan kondisi serviks Anda ke dokter kandungan. Anda mungkin bisa bertanya kepada dokter bagaimana cara memeriksa kondisi serviks secara mandiri di rumah. Jika Anda sudah tahu bagaimana cara memeriksa leher rahim secara mandiri, Anda juga bisa memeriksa lendir serviks secara bersamaan.

6. Payudara terasa nyeri
Ciri lain di dalam tubuh yang mungkin penanda bahwa Anda sedang berada dalam masa subur adalah rasa nyeri pada payudara. Jika payudara menjadi terasa sakit atau nyeri saat disentuh, mungkin Anda sedang dalam masa subur. Kondisi ini biasanya disebabkan perubahan hormon yang terjadi saat ovulasi.

Sama halnya dengan ciri lain yang bisa menjadi penanda Anda sedang dalam masa subur, kondisi ini tidak bisa menunjukkan secara jelas kapan Anda akan mengalami ovulasi. Namun, setidaknya Anda bisa menggunakan ciri ini untuk mengetahui apakah Anda sudah memasuki masa subur atau belum.

7. Perubahan pada air liur
Perubahan yang terjadi pada air liur atau saliva Anda mungkin menjadi ciri lain Anda telah memasuki masa subur. Meskipun terlihat sebagai tanda yang tidak terlalu berkaitan dengan masa subur, namun Anda benar-benar bisa mengukur atau menghitung masa subur dengan tanda ini.

Perubahan pada air liur terjadi karena pengaruh hormon progesteron dan estrogen. Kedua hormon tersebut mengubah konsistensi dari air liur yang kering. Hal ini menyebabkan terbentuknya motif yang menyerupai kristal pada lidah Anda.
Namun, aktivitas seperti merokok, makan, minum, hingga menggosok gigi dapat menyamarkan ciri dari masa subur ini. Maka itu, cara ini mungkin tidak akan terlalu efektif untuk mendapatkan tanda yang tepat mengenai masa subur Anda. Meski begitu, jika Anda merasakan ciri yang satu ini, Anda bisa menjadikannya tanda untuk melakukan aktivitas seks bersama pasangan.

8. Sakit ovulasi
Pernahkah Anda mendengar sakit ovulasi atau mittelschmerz? Sakit ini biasanya ditandai dengan rasa sakit yang amat kuat seperti ditusuk pada bagian bawah perut Anda. Biasanya, kondisi ini muncul tanpa sebab dan secara tiba-tiba.

Jika rasa sakit itu muncul di tengah siklus, maka itulah yang disebut dengan mittelschmerz atau sakit ovulasi. Ini adalah salah satu ciri terakhir yang mungkin bisa Anda identifikasi saat memasuki masa subur. Rasa sakit ovulasi ini bisa saja dialami setiap bulan, tetapi tidak semua wanita akan mengalaminya.

Rasa sakit ini mungkin akan membuat Anda tidak bisa melakukan hubungan seksual saat masa paling subur. Di samping itu, kondisi ini bisa jadi pertanda dari endometriosis. Maka dari itu, Anda harus segera memberitahu dokter jika Anda mengalaminya.

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *