Dart menekankan adalah suatu kehormatan bagi warga Tulsa ketika seorang presiden ingin mengunjungi kota dan bertemu dengan warga.
“Tapi tidak selama masa pandemi ini. Saya berharap kita bisa menunda acara ini ke waktu ketika virus sudah tidak menjadi masalah besar seperti hari ini,” papar Dart.
Menanggapi hal itu, Trump menganggap remeh bahwa pihaknya akan menangani jika nanti ada penularan virus corona baru di Oklahoma.
“Oklahoma telah melakukan pekerjaan dengan sangat fantastis untuk memerangi Covid-19. Mungkin akan ada titik hot spot (penularan baru corona) dan kami akan mengurus hot spot itu,” ujar Trump.
Selain karena corona, Trump juga dikritik karena menggelar kampanye ketika demonstrasi anti-rasisme di AS masih berlangsung.
Jadwal kampanye Trump di Tulsa nanti juga bertepatan dengan peringatan hari mengakhiri perbudakan di AS yakni “Juneteenth”. Selain itu, Tulsa merupakan tempat pembantaian warga kulit hitam oleh warga kulit putih pada sekitar 1921.
Editor: John.W













