Untuk mata pencaharian warganya, sebagian besar adalah sebagai petani, yakni sebanyak 3.451 orang. Buruh tani 20 orang, buruh bangunan 59 orang, pedagang 102 orang, jasa angkutan 13 orang. Sementara itu, untuk pegawai negeri ada 53 orang dan pensiunan 40 orang.
Untuk pendidikan warga, demikian Pasiter Kapten Inf. Muh. Jumar, tidak sekolah 5 orang, tidak tamat SD sebanyak 15 orang, tamat SD sebanyak 5.216 ORANG, tamat SLTP sebanyak 1.715 orang, tamat SLTA sebanyak 1.039 orang dan yang tamat Perguruan Tinggi sebanyak 204 orang.
”Dengan kondisi sosial ekonomi yang seperti itu, misal nantinya ada usulan kegiatan non fisik tambahan, tentu akan dicarikan jenis kegiatannya dengan menyesuaikan kondisi masyarakat yang ada,” pungkas Kapten Inf. Muh. Jumar.
Editor : Chandra.













