Namun, tangisan bayi tidak selalu berarti bahwa bayi ingin menyusu. Insting Anda sebagai seorang ibu harus dimainkan.
2. Pemberian MPASI terjadwal
Makanan pendamping ASI (MPASI) dibutuhkan untuk bayi di atas 6 bulan, sebab pada usia ini ASI saja tidak cukup. Bayi sudah mulai tumbuh dan berkembang lebih maju yang berarti bahwa asupannya juga harus mengimbangi.
Untuk dapat menaikkan berat badan bayi, maka berilah MPASI yang bergizi tinggi dengan jenis olahan yang sesuai dengan usia bayi. Di mulai dari bubur saring, bubur, nasi tim, dan nasi biasa pada usia satu tahun ke atas.
Ikan, telur, daging, tahu, tempe, wortel, bayam, dan sebagainya adalah contoh-contoh makanan bergizi yang bisa Anda olah menjadi MPASI yang sesuai. Anda juga dapat menambahkan minyak sayur atau keju ke dalam MPASI agar lebih berkalori dan bervariasi dalam rasa.
MPASI umumnya dijadwalkan sebanyak 2-3 kali dalam sehari dengan porsi yang disesuaikan dengan usia bayi anda. Bagi bayi yang baru belajar makan, bisa dimulai 1 kali sehari dan seterusnya secara bertahap hingga memenuhi jadwal makan standar sebanyak 3 kali sehari.
Untuk bayi yang lebih besar, Ibu dapat memberikan cemilan sehat di sela-sela jadwal makan, yaitu 2 kali sehari pada waktu menjelang siang dan sore hari.
Jika ingin meningkatkan berat badan bayi yang lebih besar; berusia 11-12 bulan, maka cobalah memberinya makan 2 -3 kali sehari dengan porsi kira-kira setengah gelas atau sekitar 100-125 cc.
Untuk meningkatkan kandungan gizi dan kalorinya, maka tambahkanlah sedikit minyak sayur, keju atau santan. Upayakan juga untuk menghidangkan makanan yang menarik dan bervariasi untuk menambah selera makannya.
3. Perhatikan jenis makanan penambah berat badan bayi
Memperhatikan kandungan gizi setiap makanan bayi menjadi hal yang mutlak untuk diperhatikan, terutama jika Anda ingin menaikkan berat badan bayi. Ibu dapat membuat menu MPASI secara bervariasi, namun harus memperhatikan komposisi makanan yang mengandung karbohidrat dan lauk yang mengandung protein serta sayuran yang kaya akan serat dan vitamin.
Perbandingan yang direkomendasikan antara karbohirat:protein dan sayur adalah 50:50. Sebagai contoh nasi tim sebanyak 4 sendok makan ditambah dengan 2 sendok makan lauk dan 2 sendok makan sayuran.
Tips lain untuk menaikkan berat badan bayi
Ada beberapa pedoman lainnya yang bisa dilakukan untuk menambah berat badan bayi, antara lain:
1. Tambahkan margarin dan mentega
Kedua makanan ini merupakan lemak yang mengandung vitamin A, B1, D, protein yang berguna untuk pertumbuhan bayi. Namun jangan dipanaskan, karena vitamin bisa rusak. Cukup tambahkan satu sendok teh margarin atau mentega pada makanan setelah selesai dimasak.
2. Variasikan jenis minuman
Pada bayi yang lebih besar (1 tahun ke atas), frekuensi menyusu akan berkurang sehingga kita harus memenuhi asupan cairannya. Namun air putih saja tidak cukup jika kita ingin menaikkan berat badan bayi.
Sebagai solusinya, berilah juga jus buah yang kaya vitamin atau beberapa sendok teh yang tidak terlalu manis. Namun harap berhati-hati, pemberian jus yang berlebihan terkadang bisa memicu diare dan mengurangi nafsu makan.
3. Berikan camilah Sehat
Untuk menambah berat badan bayi, berikan camilan atau selingan makan di sela-sela MPASI. Pilihlah buah yang kaya kalori, contohnya alpukat, pisang dan daging kelapa muda.
4. Pastikan bayi cukup tidur
Bayi yang tidur cukup akan memiliki stamina yang senantiasa terjaga. Saat tidur, pertumbuhan bayi berlangsung dengan cepat. Aktivitas memang penting, namun jika aktivitas berlebihan dan istirahatnya kurang, maka hal ini juga dapat menyebabkan hambatan dalam pertumbuhan serta mengakibatkan berat turunnya berat badan bayi.
Editor : John.W













