EkonomiSumsel

Dalam Era Adaptasi Kebiasaan Baru OJK Dorong Bergeraknya Sektor Ril

×

Dalam Era Adaptasi Kebiasaan Baru OJK Dorong Bergeraknya Sektor Ril

Share this article

Profil risiko lembaga jasa keuangan pada Mei 2020 masih terjaga pada level yang terkendali dengan rasio NPL_gross_ tercatat sebesar 3,01% dan rasio NPF sebesar 3,99%. Risiko nilai tukar perbankan dapat dijaga pada level rendah terlihat dari rasio Posisi Devisa Neto (PDN) sebesar 2,31%, jauh di bawah ambang batas ketentuan sebesar 20%. Sementara itu, likuiditas dan permodalan perbankan berada pada level yang memadai. Hingga 17 Juni, Rasio alat likuid/_non-core deposit_ dan alat likuid/DPK terpantau pada level 123,2% dan 26,2%, jauh di atas _threshold_ masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Menurutnya, permodalan lembaga jasa keuangan terjaga stabil pada level yang memadai. _Capital Adequacy Ratio_ Bank Umum Konvensional tercatat sebesar 22,16% serta _Risk-Based Capital_ industri asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing sebesar 627% dan 314%, jauh di atas ambang batas ketentuan sebesar 120%. Perekonomian Indonesia pada Q2-2020 diprediksi akan mengalami kontraksi didasari antara lain oleh rilis data penjualan retail dan tingkat inflasi yang kurang positif. Selain itu, sektor ketenagakerjaan dan aktivitas manufaktur juga belum menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan.

Sedangkan sentimen positif stimulus moneter bank sentral global berdampak positif terhadap kinerja pasar keuangan domestik yang bergerak menguat pada bulan Juni 2020. Sampai dengan 19 Juni 2020, pasar saham menguat sebesar 3,97% _mtd_ dan pasar SBN relatif stabil dengan _yield_ rata-rata menguat sebesar 19,4 _bps mtd_. Sejalan dengan penguatan tersebut, investor nonresiden mencatatkan _net buy_ sebesar Rp1,83 triliun _mtd_ (pasar saham: _net sell_ Rp1,24 triliun; pasar SBN: _net buy_ Rp3,07 triliun).

“OJK akan menyiapkan protokol adaptasi kebiasaan baru yang akan berlaku bagi seluruh Industri Jasa Keuangan sehingga layanan terhadap masyarakat dapat dilakukan dengan tetap meminimalkan potensi penyebaran Covid 19.” tutupnya (eh)

Editor : Chandra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *