Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza, menyatakan membatalkan perintah deportasi terhadap Duta Besar Uni Eropa, Brilhante Pedrosa.
Mulanya Maduro memerintahkan mengusir Pedrosa karena Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat Venezuela. Namun, Arreaza dan Kepala Hubungan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, menyatakan sudah mengklarifikasi permasalahan itu melalui sambungan telepon.
Inggris dan Amerika Serikat serta sejumlah negara lain memutuskan mendukung dan mengakui Maduro sebagai pemimpin Venezuela. Dia secara aklamasi menyatakan sebagai presiden interim pada awal 2019, setelah Maduro menyatakan menang dalam pemilihan umum.
Guaido tidak mengakui hasil pemilu dan menuduh Maduro memanipulasi hasil penghitungan suara.
Venezuela tadinya termasuk negara sejahtera di kawasan Amerika Latin. Mereka mempunyai cadangan minyak cukup banyak yang menjadi tulang punggung perekonomian negara.
Kendati begitu, Venezuela masuk ke dalam pusaran krisis ekonomi hingga politik. Sejumlah kalangan menilai hal itu disebabkan oleh praktik korupsi yang merajalela dan salah urus yang akhirnya menghancurkan industri sektor energi.
Infografis Mereka di Putaran Krisis Venezuela
Maduro menyalahkan krisis yang dialami negaranya akibat ulah Amerika Serikat. Dia menuduh AS menjatuhkan sanksi yang membuat Venezuela kesulitan menjual minyak bumi.
Sampai saat ini pemerintahan Maduro didukung oleh China, Rusia, Kuba, Iran dan Turki.
Editor :John.W













