Yakinkan juga diri Anda bahwa sekarang Anda dalam kondisi aman. Anda bisa menyalakan lampu dan memeriksa kunci rumah atau berjalan melihat situasi rumah Anda.
Cobalah untuk melihat dan menenangkan otot-otot Anda. Otot yang menegang merupakan respon tubuh alami terhadap hal buruk yang terjadi dalam mimpi.
Minum air mungkin membantu Anda untuk tenang.
Jika Anda tidak bisa tertidur setelah mimpi buruk, Anda bisa melakukan hal lain yang membuat Anda lupa terhadap mimpi tersebut. Lakukan aktivitas kegemaran Anda yang bisa menenangkan Anda, seperti membaca buku, mendengarkan musik, atau menonton televisi. Setelah Anda tenang, cobalah untuk tidur lagi. Anda masih memerlukan waktu untuk beristirahat.
Jika mimpi buruk yang terjadi semalam masih terus membayangi Anda sampai mengganggu kehidupan Anda, mungkin beberapa langkah ini bisa Anda lakukan.
Persiapkan diri Anda untuk tidur. Sebelum Anda tidur, mungkin Anda mempunyai hal-hal khusus yang harus Anda lakukan agar tidur Anda damai. Misalnya saja, Anda harus membersihkan diri Anda, membaca doa, membaca buku, dan lain sebagainya. Setelah itu, tenangkan diri Anda, ambil napas dalam-dalam secara perlahan, kemudian tertidurlah.
Mencari tahu penyebab mimpi buruk. Mimpi buruk bisa terjadi karena ada pemicunya. Mungkin ada sesuatu hal yang terjadi dalam hidup Anda yang dapat memicu mimpi buruk. Coba pikirkan.
Tulis mimpi Anda. Tulislah mimpi buruk yang selama ini menghantui Anda sedetil mungkin. Namun, Anda perlu untuk mengubah akhir cerita dari mimpi buruk tersebut sesuai keinginan Anda, tentunya yang menyenangkan Anda. Ingatlah cerita mimpi Anda tersebut, dan baca cerita tersebut setiap malam sebelum Anda tidur.
Jika cara ini membantu Anda untuk mengatasi mimpi buruk Anda, Anda dapat meneruskan cara ini untuk mengatasi mimpi buruk Anda lainnya.
Mungkin Anda perlu untuk menuliskan setiap mimpi buruk Anda dalam buku harian. Namun, jika Anda takut untuk mengingat-ingat lagi mimpi buruk Anda, mungkin cara ini tidak cocok untuk Anda. Anda bisa memilih cara lainny
Ceritakan mimpi Anda dengan orang lain yang Anda percaya. Hal ini mungkin dapat mengurangi rasa takut Anda.
Jika cara-cara tersebut belum memuaskan Anda, mungkin Anda perlu berbicara dengan dokter Anda.
Editor : John.W











