KORDANEWS – Masa pandemi membuat masyarakat menjadi rutin berolahraga untuk menjaga stamina. Belakangan ini, bersepeda menjadi olahraga yang digemari masyarakat. Tidak mengenal usia, bersepeda bisa dilakukan oleh siapa saja. Manfaat melakukan olahraga bersepeda juga tidak kalah dengan jenis olahraga lainnya. Ternyata, bersepeda baik untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Namun, sebaiknya gunakan peralatan lengkap dan nyaman saat akan bersepeda, khususnya bagi pria. Peralatan bersepeda yang kurang nyaman tentunya bisa mengganggu aktivitas bersepeda. Ketahui pencegahan gangguan prostat pada pria saat bersepeda. Ini ulasannya.
Bersepeda dan Gangguan Prostat
Olahraga bersepeda dianggap menjadi salah satu olahraga yang menyenangkan dan memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh. Dilansir dari Better Health Channel, ada beberapa manfaat bersepeda, yaitu:
-Meningkatkan kesehatan jantung;
-Meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot;
-Membantu menurunkan berat badan;
-Memperkuat tulang;
-Memperbaiki postur dan koordinasi tubuh;
-Menurunkan tingkat stres.
Namun, apakah terlalu lama bersepeda bisa menyebabkan gangguan prostat pada pria? Sebelumnya, ketahui prostat adalah organ
pada sistem reproduksi pria yang memiliki peran untuk memproduksi cairan semen. Prostat memiliki ukuran sebesar biji kenari dan membesar seiring bertambahnya usia. Gangguan pada prostat bisa menyebabkan pria mengalami nyeri pada area panggul dan saat berhubungan intim.
Secara umum, sebenarnya bersepeda aman bagi reproduksi pria maupun wanita terlepas dari berapa lama dan seringnya bersepeda. Namun, dilansir dari Web MD, hati-hati ketika mengalami gangguan seperti mati rasa atau kesemutan saat bersepeda yang tidak hilang dengan segera.
Reaksi mati rasa ini umum terjadi apabila duduk terlalu lama, namun akan hilang segera setelah berdiri. Namun, apabila tidak hilang, maka sebaiknya wajib waspada dan sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Dilansir halodoc.com jika mengalami keluhan kesehatan setelah bersepeda, sebaiknya bertanya langsung dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk memastikan penanganan yang tepat. Jangan sepelekan gejala lain seputar prostat, seperti kesulitan buang air kecil dan munculnya darah pada urine.













