EkonomiNusantaraSumsel

Menteri ESDM Resmikan Proyek Ketenagalistrikan Strategis dan Program Bantuan Pasang Baru Listrik

×

Menteri ESDM Resmikan Proyek Ketenagalistrikan Strategis dan Program Bantuan Pasang Baru Listrik

Share this article

Selain itu PLN juga telah mengikat MOU dengan 7 Perusahaan smelter yaitu PT Aneka tambang, PT Ang And Fang Brother, PT Mahkota Konaweeha, PT Dinamika Sejahtera Mandiri, PT Kalbar Bumi Perkasa, PT Gulf Mangan Grup dan PT Kobar Lamandau Mineral, total kebutuhan listrik diperkirakan 395 MW.

Program CSR Kelistrikan Sinar Mas

Selain menyediakan listrik di kawasan industri, yang tidak kalah penting adalah penyediaan listrik di seluruh pelosok tanah air yang diukur dari peningkatan angka rasio elektrifikasi. Hingga bulan April 2020, rasio elektrifikasi nasional mencapai angka 98,93%. Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi dapat mencapai angka 99,9% di akhir tahun 2020 ini.

“Partisipasi semua pihak dalam penyediaan listrik bagi masyarakat yang membutuhkan sangat kami hargai. Kami mengapresiasi partisipasi Sinar Mas Grup yang telah menyediakan alokasi anggaran untuk CSR kelistrikan. Melalui kegiatan beberapa badan usaha di bawah Sinar Mas Group, masyarakat mendapatkan akses listrik melalui program Listrik Rumah Tenaga Surya, perluasan jaringan listrik, dan partisipasi Sinar Mas pada program pemerintah yaitu Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 450 VA. Sebanyak total 21.926 rumah tangga kini dapat menikmati listrik dari program CSR kelistrikan Sinar Mas Group. Sekali lagi atas nama pemerintah, kami sangat mengapresiasi upaya tersebut,” imbuh Menteri ESDM.

Program BPBL 450 VA

Selain itu, pada kesempatan ini juga diresmikan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk membantu pasang baru listrik gratis bagi rumah tangga miskin belum berlistrik. BPBL merupakan merupakan bantuan yang diinisiasi Kementerian ESDM Peduli dan 28 Badan Usaha sektor ESDM.

“Hari ini saya juga akan meresmikan penyalaan sambungan baru listrik pada 57.573 Rumah Tangga yang berasal dari program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Dimana pendanaan sambungan gratis tersebut berasal dari program Kementerian ESDM Peduli, bantuan 28 Badan Usaha Sektor ESDM, dan CSR PT PLN (Persero). Melalui program ini, masyarakat yang sebelumnya tidak mendapatkan akses listrik atau listriknya menumpang dari tetangga, kini bisa mendapatkan listrik secara mandiri. Program ini akan terus dilanjutkan menuju rasio elektrifikasi 100%,” lanjut Menteri Arifin.

Pemerintah lanjut Menteri ESDM, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada penyediaan akses listrik bagi masyarakat tidak mampu ini, khususnya kepada PT PLN (Persero) dan 28 perusahaan yang bantuannya telah direalisasikan dan dapat dimanfaatkan.

“Terakhir, kami menitipkan proyek-proyek strategis Ketenagalistrikan ini, proyek smelter, CSR kelistrikan Sinar Mas Grup dan sambungan listrik gratis melalui program BPBL kepada pemerintah daerah setempat. Kami mohon objek strategis ini dapat dijaga keamanan dan keandalannya sehingga terus dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” pungkas Menteri Arifin. (Kementerian ESDM/EN)

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *