KORDANEWS – Rencana Bupati Muba Dodi Reza untuk meng-upgrade pengetahuan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Musi Banyuasin dalam memaksimalkan deteksi dini potensi konflik direspon positif oleh warga Musi Banyuasin
Hal ini bakal terealisasi setelah pada 6 Juli lalu Bupati Muba Dodi Reza berkesempatan menemui langsung Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Pusat Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah MA di Kantor BAIS Kalibata Jakarta Pusat.
Dimana dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Pusat Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah MA merespon positif ide terobosan Bupati Muba untuk melatih Kades deteksi dini untuk menjaga zero konflik di Muba termasuk program menjaga keamanan dan ketentraman NKRI khususnya wilayah Muba.
“Kita akan memaksimalkan pengetahuan deteksi dini potensi konflik bagi semua Kades di Muba hingga Kades di Muba juga nantinya lebih all out turut andil mengamankan objek vital strategis di wilayah Muba,” ujar Bupati Muba Dodi Reza di sela Menerima Komandan Sub Satuan Tugas BAIS TNI Sumatera Selatan, Letkol Ahmad Sayuti di Mess Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Kamis (16/7/2020).
Dikatakan Dodi, upaya tersebut tidak lain demi menjaga wilayah Muba yang sangat komitmen dengan zero konflik. “Meski kita sangat konsisten dengan zero konflik, namun ini harus dipertahankan. Untuk itu, Pemkab Muba direncanakan bersama BAIS akan melakukan upaya guna mempertahankan zero konflik tetap terwujud di Muba dengan memberikan penataran atau pelatihan kepada Kades-Kades,” jelas Dodi yang juga Tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian dari Kementerian Sosial.
Lanjutnya, rencana kerjasama Pemkab Muba bersama BAIS dalam meningkatkan pemahaman Kades-Kades dalam mendeteksi dini potensi konflik serta turut menjaga objek vital strategis negara akan menjadi pilot project di Indonesia.













