“Ini bagian dari upaya kita untuk penanggulangan kemiskinan. Mudah – mudahan tahun depan program ini berjalan,” jelas dia.
Sementara, Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto melalui Kabid Perekonomian Pendanaan Pembangunan Bappeda Muba, Agus Arisman, menambahkan, Program Plasma lele pada umumnya sama dengan plasma di perkebunan.
“Hanya yang membedakan lahan untuk kolam itu milik masyarakat dan modal awal difasilitasi oleh pemerintah. Kita siakan konsep, lakukan survey dan penjajakan” jelas dia.
Selanjutnya, kata Agus, untuk pengelolaan bekerjasama dengan DHD Mitra Idotama. “Nanti difasilitasi DHD untuk pengelolaan, termasuk pemasaran hasil ternak. Ini sifatnya untuk tambahan penghasilan, kita usahakan berkelompok agar mudah konsolidasi dan koordinasi. Kita berharap tahun depan dapat berjalan,” tandasnya.(ts)
Editor : Surya S













