Kordanews – Pemerintah Kota Palembang akan mengupayakan tenaga non PNSD, ketua RT/RW, serta marbot, ustadz dan ustadzah tercover dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Berdasarkan data, ada 4.300 Non PNSD, 5.000 RT/RW dan 400 marbot/ustaz/ustadzah di Palembang.
“Nanti kita data siapa yang belum dan sudah ikut BPJS Ketenagakerjaan ini. Semestinya program ini sudah jalan, tapi Karena Covid-19, anggarannya dialihkan dulu Untuk penanganan pandemi,” ujar Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, usai menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan Palembang, di ruang kerjanya, Senin (6/7/2020).
Ia menyebutkan, Pemkot Palembang juga akan mengatur besaran bantuan uang iuran ini dalam peraturan wali kota, supaya memiliki payung hukum.













