KORDANEWS — Senjata api laras panjang milik Bharatu Meidiansyah anggota Satuan Brimob Polda Sumsel kompi Talang Kelapa yang sedang melaksanakan pengamanan di PT SPS Sawit Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin memakan korban jiwa Rabu (29/7).
Dimana nyawa Choirul Anwar (20), warga desa Pandan Sari, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin ini melayang setelah rusuk kanannya tertembus peluru dari senjata api laras panjang AK 47 yang dipegang Bharatu Meidiansyah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan kejadian tertembaknya warga sipil bernama Choirul Anwar dari senjata api milik Bharatu Meidiansyah di PT SPS Sawit Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin berawal karena sering terjadi pencurian buah sawit di TKP.
“Sehingga PT SPS mengambil kebijakan untuk tidak memperbolehkan orang lain masuk ke dalam areal PT. Karena diareal PT ada kolam ikan yang banyak ikan nya sehingga banyak masyarakat yang memancing,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi saat ditemui diruangannya, Kamis (30/7/2020).
Setelah melihat ramainya masyarakat yang memancing ke di areal perusahaan, pihak perusahaan bersama anggota brimob pun melakukan patroli.
Sesampainya di tempat yang digunakan warga untuk memancing tersebut, anggota sudah berusaha untuk membubarkan kerumunan warga akan tetapi tidak dihiraukan oleh warga.













