KORDANEWS – Momen Idul Adha selalu identik dengan mengonsumsi daging. Baik berupa daging sapi, kambing, atau kerbau, pada perayaan ini konsumsi daging amat meningkat. Daging merah kerap dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi, mengacu pada tekanan darah terhadap dinding arteri. Seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, dan masalah lainnya. Hipertensi kadang-kadang disebut sebagai silent killer karena tidak menimbulkan gejala apapun.
Meski daging tinggi protein, konsumsi secara berelebihan akan membawa dampak negatif. Apa lagi jika daging diolah dengan minyak atau santan, risiko penyakit karidovaskular makin meningkat. Selain itu, menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh American Diabetes Association, orang-orang yang makan protein hewani dalam jumlah tinggi 22 persen lebih mungkin terkena diabetes.
Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat menurunkan tekanan darah, baik segera maupun dalam jangka panjang. Salah satu jenis makanan ini adalah buah-buahan. Buah yang kaya akan kalium, magnesium, dan serat dapat menetralisir tubuh usai makan daging. Berikut buah yang dapat dikonsumsi usai makan daging agar terhindar dari tekanan darah tinggi, dirangkum Liputan6.com
Pisang
Pisang mengandung banyak kalium, mineral yang memainkan peran penting dalam menstabilkan hipertensi. Menurut American Heart Association, kalium mengurangi efek natrium dan mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah.Selain itu, pisang mengandung magnesium dalam jumlah yang layak, yang juga penting untuk kesehatan jantung.
Orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi 4,700 miligram (mg) kalium setiap hari. Makan makanan yang kaya kalium seperti pisang lebih baik daripada mengonsumsi suplemen. Makanan kaya kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan orang-orang yang makan banyak kalium memiliki risiko penyakit jantung hingga 27% lebih rendah.
Kiwi
Menurut hasil sebuah penelitian, satu porsi kiwi setiap hari dapat mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi. Para peneliti membandingkan efek apel dan kiwi pada orang dengan tekanan darah sedikit tinggi.
Mereka menemukan bahwa makan tiga kiwi sehari selama 8 minggu menghasilkan penurunan yang lebih signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik, dibandingkan dengan makan satu apel sehari untuk periode yang sama. Para penulis menduga bahwa zat bioaktif dalam kiwi menyebabkan pengurangan ini.
Buah kiwi juga kaya akan vitamin C, yang secara signifikan dapat menstabilkan tekanan darah pada orang yang mengonsumsi sekitar 500 mg vitamin C setiap hari selama sekitar 8 minggu.













