KriminalPeristiwa

Lebih dari 20 Orang Terbunuh Setelah Di Serang Kelompok Bersenjata Menyerbu Penjara Di Jalalabad, Afghanistan

×

Lebih dari 20 Orang Terbunuh Setelah Di Serang Kelompok Bersenjata Menyerbu Penjara Di Jalalabad, Afghanistan

Share this article

KORDANEWS – Setidaknya 21 orang telah tewas dalam pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan keamanan Afghanistan dan orang-orang bersenjata yang menyerbu penjara semalam dalam serangan yang diklaim oleh kelompok ISIL (ISIS), kata para pejabat, Senin.

Di antara yang tewas adalah tahanan serta warga sipil, penjaga penjara dan personil keamanan Afghanistan, Attaullah Khogyani, juru bicara gubernur provinsi Nangarhar, kepada Al Jazeera.

43 orang lainnya cedera dalam serangan di ibukota provinsi Jalalabad yang dimulai Minggu malam ketika seorang pembom bunuh diri ISIL membanting kendaraannya yang sarat bahan peledak ke gerbang penjara.

Lebih banyak penyerang melepaskan tembakan. Tiga penyerang telah tewas sejauh pertempuran berlanjut pada hari Senin, kata Khogyani.

Seorang pejabat keamanan Afghanistan mengambil posisi di dekat lokasi serangan militan ke penjara di Jalalabad, Afghanistan, 03 Agustus 2020. Setidaknya lima orang telah tewas dan 42 orang adalah

Negara Islam Irak dan afiliasi kelompok Levant di Afghanistan, yang dikenal sebagai IS di provinsi Khorasan, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Afiliasi ini berkantor pusat di provinsi Nangarhar.

Para pejabat Afghanistan mengatakan jumlah korban jiwa bisa meningkat.

Polisi terpaksa mengalihkan tenaga kerja untuk menangkap kembali tahanan yang melarikan diri dan pada siang hari Senin sekitar 1.000 telah ditangkap, menurut Khogyani.

Penjara itu menampung sekitar 2.000 narapidana, termasuk banyak dari ISIL dan Taliban.
Sejumlah pria bersenjata menyerang penjara di Jalalabad, Afghanistan.

eSeorang anggota dewan provinsi di Jalalabad mengatakan para penyerang meledakkan sebuah mobil yang sarat dengan bahan peledak di luar penjara yang dikelola pemerintah [Al Jazeera]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *