Health

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

×

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Share this article

KORDANEWS – Banyak yang mengira bahwa penurunan berat badan adalah tanda jika lemak tubuh sudah hilang atau berkurang, namun pada kenyataannya tidak demikian. Di samping massa organ dan tulang, berat badan juga dapat dipengaruhi oleh massa otot dan banyaknya jaringan lemak tubuh. Penurunan atau kenaikan keduanya sangat berpengaruh terhadap berat badan seseorang.

Kenapa berat badan tak sama dengan jumlah lemak tubuh
Berat badan merupakan besarnya massa dari keseluruhan komponen tubuh yang biasanya diukur dengan satuan kilogram. Salah satu kelemahan pengukuran berat badan adalah tidak dapat membedakan antara berat otot dan lemak. Sedangkan otot pada umumnya memiliki massa yang jauh lebih berat dibandingkan lemak, hal ini dikarenakan otot cenderung lebih padat dan tidak memiliki luas permukaan seperti lemak. Sehingga, dengan jumlah berat yang sama seseorang bisa memiliki massa otot yang lebih besar, atau malah penumpukan lemak yang lebih banyak.

Lemak merupakan jaringan yang terdapat di berbagai area tubuh seperti di bawah kulit, di sekitar organ dalam (lemak visceral) dan di sekitar otot. Banyaknya lemak tubuh pada seseorang diukur dengan lingkar permukaan bagian tubuh tertentu seperti ukuran lingkar pinggang atau perut, lingkar dada, lingkar panggul, lingkar tangan, lengan atas dan pergelangan tangan.

Apa yang terjadi saat lemak tubuh berkurang?
Terdapat dua kemungkinan hasil dari upaya penurunan berat badan: penurunan massa otot dan berkurangnya lemak tubuh.

Penurunan massa otot – merupakan akibat dari upaya penurunan berat badan baik dari segi pola makan ataupun cara berolahraga. Penurunan massa otot biasanya ditandai dengan penurunan berat badan yang terlalu banyak dalam waktu yang singkat. Hilangnya massa otot dikarenakan otot tidak mendapatkan asupan kalori yang cukup untuk beraktivitas setiap harinya.

Kekurangan kalori tersebut dapat dipicu oleh perlambatan metabolisme tubuh, di mana tubuh tidak dapat menghasilkan energi yang cukup saat seseorang melakukan diet ekstrem dan olahraga berlebihan tanpa adaptasi terlebih dahulu. Akibatnya tubuh cenderung lebih sedikit menghasilkan energi dan sebagai gantinya menggunakan cadangan makanan pada otot (glikogen) namun cenderung tidak mengurangi lemak tubuh.

Berkurangnya lemak tubuh – adalah hasil dari pola makan dan olahraga yang sesuai dan merupakan tanda jika seseorang berhasil mempertahankan massa ototnya dalam upaya penurunan berat badan. Hal ini ditandai dengan penurunan berat badan yang tidak terlalu drastis karena pada dasarnya lemak memiliki massa yang lebih kecil. Penurunan lemak dapat diketahui dari lingkar permukaan tubuh yang lebih kecil dari sebelumnya atau dapat dirasakan saat menggunakan pakaian menggunakan menjadi lebih longgar.

Cara menurunkan berat badan dengan aman
Penurunan berat badan yang aman adalah dengan mempertahankan massa otot dan mengurangi lemak sehingga mencapai batas aman seperti lingkar perut <90 cm untuk laki-laki dan <80 cm untuk perempuan. Mempertahankan massa otot diperlukan untuk menjaga kemampuan otot dalam menyimpan cadangan makanan dan melakukan berbagai aktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *