“Penyerapan APBD tahun 2020 Sumsel ini sudah menengah keatas. Saat ini serapan anggaran kita sudah 32 persen. Sebetulnya, perhari ini serapan anggaran itu sudah di angka 36 persen, namun yang terlapor sebelumnya di Mendagri masih angka 32 persen tersebut,” bebernya.
Dilihat dari angka realisasi penyerapan APBD 2020 tersebut, lanjut HD, artinya jumlah pembelajaan APBD cukup proporsional.
“Namun jika tagihan pembelanjan sudah masuk, tentu angka serapan itu meningkat lagi. Bisa mencapai lebih dari nasional, diatas 40 persen,” paparnya.
Terkait anggaran yang batal dikucurkan pemerintah pusat lantaran pandemi covid-19, HD berharap, hal itu bisa dialokasikan lagi pada APBN Perubahan demi mendorong pembangunan.
“Harapan saya bisa dikembalikan lagi pada APBN Perubahan nanti,” pungkasnya.
Editor : Chandra.













