“Pramuka ini harus hidup kembali dan dikelola dengan baik sehingga dapat menghasilkan penerua bangsa yang berkualitas. Kemajuan bangsa kedepannya ditentukan oleh para penerus bangsa saat ini,” terangnya.
Dijelaskannya, pramuka sendiri merupakan bentuk jiwa. Dimana rasa kebersamaan dan kepedulian seseorang dapat ditempah melalui pramuka.
“Jiwa ksatria, jiwa disiplin, jiwa melayani, jiwa bermusyawarah itu ada dalam diri pramuka. Jadi pramuka tidak hanya identik dengan atributnya saja namun juga penanaman jiwanya,” bebernya.
Rangkaian kegiatan HUT Pramuka ke 59 tersebut diwarnai dengan pemberian penghargaan Lencana Darma Bakti dan Lencana Panca Warsa kepada sejumlah pihak atas kontribusinya terhadap kemajuan pramuka.
Seperti Bupati Banyuasin Askonlani. Dimana Askolani yang juga merupakan Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Banyuasin mendapatkan penghargaan Lencana Darma Bakti. Penghargaan tersebut juga diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.
Diketahui l, Penghargaan Lencana Darma Bakti tersebut diberikan untuk aeseorang yang telah berjuang dan memberikan tenaga, pikiran, dana serta fasilitas yang cukup besar dan sangat membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan pengembangan kepramukaan.
Sementara penghargaan Lencana Panca Warsa merupakan tanda penghargaan yang diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka, sebagai penghargaan atas kesetiaannya kepada organisasi dan keaktifannya melakukan kegiatan orang dewasa Gerakan Pramuka, selama lima tahun atau kelipatannya secara terus-menerus.
Editor : Chandra.













