Kekerasan terjadi saat pemerintah Afghanistan dan Taliban akan memulai pembicaraan damai di ibu kota Qatar, Doha dalam waktu dekat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Kamis, Presiden Ashraf Ghani meminta Taliban untuk menerima gencatan senjata permanen.
Amerika Serikat menandatangani perjanjian damai dengan Taliban pada Februari yang membuka jalan bagi penarikan semua pasukan internasional dari negara itu dengan imbalan jaminan keamanan oleh Taliban.
Ini juga membuka jalan bagi pertukaran tahanan dan pembicaraan damai langsung antara kelompok bersenjata dan pemerintah di Kabul.
Pembicaraan Doha yang direncanakan antara pemerintah yang didukung Barat dan Taliban telah ditunda karena Kabul telah menghentikan pembebasan 320 narapidana Taliban, kumpulan terakhir dari total 5.000 tahanan yang pembebasannya ditetapkan dalam perjanjian AS-Taliban sebagai syarat untuk perdamaian. pembicaraan, TOLOnews melaporkan.
Editor : Jhon.W













