Health

Konsumsi Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan?

×

Konsumsi Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan?

Share this article

Kandungan polifenol utama yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu catechin. Catechin ini dipercaya mampu untuk mengurangi risiko penyakit jantung, menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru, membunuh sel tumor, dan yang tidak kalah penting adalah catechin mampu membantu memperlancar metabolisme tubuh untuk proses penurunan berat badan.

Daun teh hijau yang kering mengandung senyawa catechin yang terdiri dari Epigallocatechin gallate (EGCG), Epigallocatechin (EGC), Epicatechingallate (ECG), Epicatechin (EC), dan Gallocatechin (GC).

Dari keempat senyawa tersebut, senyawa EGCG-lah yang paling banyak terdapat dalam daun teh hijau. Senyawa tersebut merupakan antioksidan yang dapat menstimulasi metabolisme dalam tubuh, meningkatkan konsumsi oksigen dan oksida lemak, serta dapat membakar lemak yang ada dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan berat badan.

Kemudian, senyawa lain dari teh hijau yang turut membantu dalam proses menurunkan berat badan adalah kafein dan L-theanine.

Apa? Kafein? Benar sekali. Jadi, sebenarnya teh tetap mengandung kafein, tetapi kadarnya lebih kecil dibandingkan dengan kopi.

Kafein berfungsi sebagai stimulan yang membantu dalam proses menurunkan berat badan, tetapi kafein sendiri juga memiliki efek samping, yaitu meningkatkan gula darah dan insulin.

Maka dari itu, dibutuhkanlah senyawa L-theanine yang merupakan salah satu asam amino untuk menghilangkan efek berbahaya akibat kafein. L-theanine dapat memengaruhi senyawa neurotransmitter—yaitu hormon dopamin dan serotonin—yang mengirim sinyal yang bertugas mengatur selera makan atau rasa lapar ke otak kita.

Dengan demikian, bisa disimpulkan, semakin banyak kita mengonsumsi teh, maka semakin kuat pula sinyal otak kita meyakinkan bahwa kita tidak lapar sehingga bisa mengurangi nafsu atau selera makan. Kita pun tetap terjaga dalam kondisi diet.

Seberapa Banyak Teh Hijau Dapat Diminum Dalam Sehari?

Dalam sebuah riset mengatakan, bahwa minum teh hijau 2 kali sehari itu dapat membakar 50 kalori ekstra per hari.

Berdasarkan penelitian oleh Departement of Food Science and Human Nutrition of Lowa State University, ada fakta yang mengatakan bahwa banyaknya kandungan EGCG yang diperlukan untuk membantu proses penurunan bereat badan adalah 316 mg/hari.

Sedangkan, dalam penelitian American Journal of Clinical Nutrition, kandungan EGCG yang dibutuhkan sebesar 270 mg/hari dan jumlah kafein yang tepat adalah sebanyak 150 mg/hari.

Penelitian lain lagi yang dimuat dalam Journal American Society for Clinical Nutrition yang dilakukan selama 12 minggu (3 bulan), kandungan EGCG yang dibutuhkan untuk membantu proses penurunan berat badan adalah sebanyak 690 mg/hari. Jumlah tersebut merupakan jumlah paling ideal untuk dapat mengurangi berat badan, lingkar perut, dan persentase lemak tubuh, tanpa mengurangi atau mengganti pola makan dan aktivitas fisiknya.

Dengan demikian dapat kita simpulkan, bahwa dengan mengonsumsi teh hijau yang mengandung EGCG, baik dalam jumlah yang rendah ataupun dalam jumlah yang tinggi, dapat memberikan efek yang sama. Hanya saja, jika kita meminum teh hijau dengan kandungan EGCG yang rendah, maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses penurunan berat badan dibandingkan dengan mengonsumsi teh dengan EGCG tinggi.

Tinggal mana yang akan dipilih, dan jangan lupa untuk selalu melakukan aktivitas fisik serta berolahraga ya!

Yuk, mulai sekarang, agar tubuh lebih bugar dan sehat, jangan lupa untuk ngeteh teh hijau dulu!

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *