5. DHA
DHA merupakan omega-3 yang penting untuk perkembangan mata dan otak bayi. Jika nutrisi DHA pada ibu menyusui tercukupi, maka bayi akan mendapatkannya dengan mudah melalui ASI. Di samping itu, ada pula susu formula yang sudah dilengkapi dengan DHA tambahan. Tetapi jika dirasa kurang memiliki asupan omega-3, maka pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen tambahan sehingga saat menyusui nutrisi DHA tersebut dapat tersalurkan pada bayi.
Baca juga: 9 Manfaat DHA Bagi Tubuh
Tak hanya zat besi, tetapi bayi juga mungkin membutuhkan mineral lainnya seperti zinc dan iodium. Kandungan zinc akan membantu mengurangi risiko anak terkena infeksi penyakit, termasuk diare dan pneumonia. Sementara iodium dibutuhkan untuk membantu mempercepat proses pertumbuhan dan perkembangan bayi termasuk perkembangan otak, serta berat dan tinggi badan.
Beberapa pertanyaan soal vitamin yang dibutuhkan bayi
Karena ada beragam kondisi kesehatan si kecil, maka muncul pula beberapa pertanyaan soal pentingnya vitamin untuk bayi. Berikut ini 2 pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh para orang tua terkait kesehatan anak:
1. Apakah bayi yang pilih-pilih makanan butuh vitamin tambahan?
Jawabannya sangat tergantung dari setiap kondisi anak. Beberapa anak mungkin memang tidak mau makan sayuran atau beberapa jenis makanan lain. Kalau sudah seperti itu, maka orang tua bisa menambahkan suplemen untuk menggantikan nutrisi yang hilang. Tetapi sebelum memberikan suplemen pada bayi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak.
Meski pada umumnya bayi sudah memperoleh banyak vitamin dari makanan yang dikonsumsinya, bahkan ketika mereka termasuk pemilih soal jenis makanan yang akan dimakan. Tetapi untuk memastikan lebih lanjut, berkonsultasi dengan dokter dapat menjadi cara yang tepat untuk menentukan solusi dari masalah tersebut.
2. Apa yang mesti diwaspadai orang tua dari pemberian vitamin pada bayi?
Saat ini ada banyak produsen yang membuat vitaminnya tampak seperti permen atau manisan. Walau bergizi, namun perlu dibatasi konsumsinya. Apalagi kalau anak sampai berpikir itu adalah permen, maka ada kemungkinan ia bisa makan terlalu banyak. Padahal hal tersebut juga salah dan tidak diperbolahkan karena justru dapat membuat tubuh mengalami kelebihan vitamin.
Beberapa jenis vitamin juga bisa berbahaya kalau dikonsumsi melebihi dosis. Contohnya overdosis zat besi bisa membuat si kecil mudah sakit. Untuk memastikan agar hal ini tak sampai terjadi, simpanlah vitamin di tempat yang tak terjangkau oleh si kecil. Selain itu, berikan pemahaman pada anak bahwa yang dikonsumsi tersebut adalah vitamin yang dapat membantu menjaga kesehatannya tetapi bukan permen.
Jika bayi mengonsumsi vitamin berlebih tanpa sepengetahuan orang tuan, maka segera periksakan anak ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Editor :John.W













