Pada kesempatan yang sama, Bermansyah mengatakan pelaksanaan operasi diterapkan sesuai standar operasi jantung. Selain itu pelaksanakan operasi ini tidak ada halangan apapun, sehingga berjalan sukses.
“Alhamdulillah kami sudah selesai operasi dua kasus, dan bisa selesai dalam waktu bersamaan. Sejauh ini tidak ada masalah, pasien stabil. Perkiraan awal operasi bisa kita selesaikan 6 jam, ternyata 3 jam setengah bisa selesai. Kita apresiasi sekali fasilitas RSUD ini lengkap dan luar biasa bagus. Jadi mudah-mudahan pasien bisa kembali sehat,”terangnya.
Sementara, Pauzan Azima kakak kandung pasien katup jantung atas nama Ema Humairo (22) mengucapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit dan Pemerintah Kabupaten Muba yang telah membantu dan mensupport saudaranya.
Menurutnya, berkat kebijakan Bupati Muba dan RSUD Sekayu pihaknya sekeluarga merasa bersemangat dengan harapan adiknya bisa beraktivitas dan sehat kembali.
“Adik kami ini sudah sakit sekitar 1 tahun lebih, dan berobat ke Jakarta sudah dua kali, tapi belum ada hasilnya. Alhamdulillah, ada kebijakan dari rumah sakit dan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex operasinya bisa dilakukan di sini di Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu. Dan hasilnya hari ini, tadi dapat informasi dari dokter bahwa 100% berhasil. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT, Pemkab Muba dan RSUD Sekayu,” ungkapnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex turut mendoakan kedua pasien yang telah menjalankan operasi jantung. “Semoga segera diberikan kesehatan, saya beserta keluarga turut mendoakan agar keduanya segera pulih,” ucapnya.
Ia berharap, Pemkab Muba dapat mengcover pengobatan semua penyintas jantung di Muba. “Dengan harapan penyintas jantung di Muba ini mempunyai harapan yang tinggi untuk sembuh dan sehat,” tukasnya. (ts)
Editor : Surya S













