Pengeboran sumur TLJ-34INF mencapai kedalaman pada akhir 2200 mMD ditargetkan memberikan sumbangsih tambahan produksi minyak 175 BOPD. Doharapkan selain mencapai target juga akan menambah cadangan minyak dan gas Asset 2 dan membuka peluang baru untuk sumur-sumur pengembangan lapisan di struktur Talang Jimar.
Hal ini disampaikan Astri Pujianto, General Manager Asset 2 mengatakan, bahwa keberhasilan pemboran TLJ-34INF ini merupakan hasil kerjasama yang baik antar fungsi yang menerapkan operational excellent. “Alhamdulilah, PT Pertamina EP masih tetap berkarya dan berproduksi di tengah pandemi, semangat transformasi dan kerjasama para pekerja Asset 2 juga terus meningkat. Dengan menerapkan operation excellent, pengeboran harus diselesaikan dengan zero fatality,” ungkapnya.
“Pertamina EP Asset 2 hingga 30 September mencatatkan hasil produksi minyak sebesar 23.888 BOPD dan gas sebesar 293 MMSCFD. Penigkatan produksi dapat memberikan multiplier effect kepada industri penunjang lainnya seperti transportasi, komunikasi, catering, perhotelan bahkan umkm. Produksi migas juga memberikan sumbangsih besar terhadap APBD daerah melalui mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) migas sesuai peraturan perundangan.” tutupnya. (eh)
Editor : Chandra.













