Rusli, warga setempat menyambut baik hadirnya SPBU ini karena selama ini yang beredar di masyarakat merupakan minyak oplosan.
“Kendaraan ya mudah rusak, kalo ini dipastikan terjamin karena dari Pertamina langsung,” kata dia.
Sementara itu, Area Sales Manager PT Pertamina Wilayah Sumsel-Babel Sadli Ario Priyambodo mengatakan Pertamina memastikan keandalan penyaluran BBM di SPBU ini yang disuplai dari TBBM Kertapati, Palembang.
Selain itu Pertamina akan terus mengawasi SPBU BBM Satu Harga ini agar program menjadi tepat sasaran.
“Pengawasan secara rutin akan kami lakukan, seperti mewajibkan SPBU membatasi pembelian BBM jenis solar untuk jenis kendaraan tertentu, selain itu nopol juga harus dicatat,” kata dia.
Pertamina wilayah Sumbagsel menargetkan pendirian tujuh unit SPBU BBM Satu Harga pada 2020. Sejauh ini sudah terealisasi sebanyak enam unit yakni di Sumsel ada tiga unit di Kecamatan Babat Toman (Muba), Kecamatan Karang Jaya (Muratara), Kelurahan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir (Muratara).
Kemudian, di Lampung Barat didirikan di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu dan Kecamatan Air Itam. Dan satu unit lagi sedang dibangun di Bengkulu. (ts)
Editor : Surya S













