KORDANEWS- Kejadian berdarah di Kota Palembang kembali terjadi. Kali ini menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di salah satu tempat usaha tenda yang berada Jalan Meranti, Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati Palembang pada Rabu (28/10/2020) sekira pukul 11.07 WIB.
Korban Pran merupakan karyawan salah satu tempat usaha tenda tersebut meregang nyawa akibat dibacok secara brutal oleh dua orang pelaku yang diketahui merupakan kakak beradik yang tinggal tak jauh dari lokasi tersebut.
Pran meregang nyawa akibat luka bacok disekujur tubuhnya yang dilakukan oleh pelaku secara membabi buta.
Saat didatangi di lokasi kejadian, Tiara (24) yang merupakan saksi mata saat kejadian berdarah tersebut terjadi mengatakan bahwa pada saat kejadian korban baru hari ini bekerja di tempat tersebut.
Sesampainya ditempat kerja pun, seperti biasa pagi-pagi Pran membantu pekerja lainnya untuk mengangkut besi-besi tenda ke atas mobil.
Sekira pukul 11.00 WIB saat Pran sedang berdiri di dekat mobil tenda tersebut tiba-tiba datang dua orang pelaku yang langsung masuk dari pagar yang sedikit terbuka dan langsung mengejar korban.
Kedua pelaku yang masuk dan berlari kedalam tempat usaha itu membawa senjata tajam jenis parang dan pisau. Korban panik melihat pelaku mengejar dan mambawa senjata tajam tersebut kemudian langsung panik dan berlari masuk kedalam rumah yang berada di lokasi kejadian.
“Pran ini lagi berdiri sambil mengangkat besi besi tenda, pelaku masuk dia langsung berlari masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dan langsung teriak. Aku waktu itu lagi masak langsung terpikir bahwa korban ini dikejar oleh pelaku yang dulunya memeliki masalah dengan korban,” kata Tiara saat ditemui di lokasi, Rabu (28/10/2020).
Melihat korban yang masuk kedalam rumah, pelaku pun langsung menyusul korban dengan masuk kedalam rumah tersebut.
Korban dihabisi oleh kedua pelaku di dalam rumah tepatnya di ruang tamu rumah milik Tiara.
“Aku melihat korban itu ditusuk dan dibacok berkali-kali sama pelaku itu. Aku juga sempat terpikir bisa jadi korban juga,” lanjutnya yang masih tampak sock melihat kejadian tersebut.
Setelah menghabisi korban, kedua pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi dan sempat diketahui pulang kerumahnya yang tak jauh dari lokasi tersebut.
Sementara itu, pada saat kejadian tersebut karyawan tenda ada sekitar tiga orang. Namun dikarenakan pelaku membawa senjata tajam karyawan lainnya tidak bisa berbuat banyak karena takut akan menjadi korban juga. (Dik)
Editor : Chandra.













