“Berdasarkan hasil visum dari Tim Medis, Puskesmas Tanjung Aur menyatakan bahwa pada tubuh korban terdapat luka memar di bagian leher yang diduga akibat jeratan tali dan tidak ditemukan luka lainnya akibat tindak kekerasan”, kata Lispono.
Untuk Barang Bukti (BB) sambung dia, berupa kain corak orange, kain hordeng warna biru dan jilbab warna unggu corak
Pihaknya menganalisa, motif sementara atas kejadian tersebut diduga akibat tekanan dari orang tua dalam bidang pendidikan, dan mengingat sifat korban yang pendiam sehingga membuat korban mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri.
“Tidak menutup kemungkinan kejadian serupa dapat terjadi lagi dengan motif yang sama. Apabila kurangnya komunikasi antara anak dengan orang tua dalam kehidupan berkeluarga. Untuk itu, dihimbau agar dalam keluarga, harus ada saling keterbukaan agar tak menimbulkan permasalahan”, pesannya.
Editor : Andra.













