“Tidak ada kepedulian sama sekali terhadap kami disini, buktinya kami harus mengumpulkan receh masyarakat untuk memperbaiki saluran air yang saban hari juga di lintasi orang orang disini, kami sangat kecewa terhadap perusahaan yang tidak mengambil tindakan, padahal mereka beraktivitas mengeruk hasil bumi kami,” papar Dodi.
Setelah dana terkumpul, warga setempat bergotongroyong memperbaiki saluran air yang rusak itu.Sejauh ini sudah dilakukan perbaikan dan sudah mencapai 80 persen pengerjaannya.
Editor : Andra.













